Taman Bacaan Anak - Sebuah Mimpi

Dear friends,

Jumat siang ini, dalam kesendirian.. saya memikirkan beberapa hal… boleh dibilang bahwa saya sedang melamun… atau apalah disebut mimpi siang bolong… yang jelas siang ini saya mensyukuri banyak hal, salah satunya adalah rekan-rekan yang selama ini berada disisi berjuang baik secara langsung atau tidak langsung untuk memuliakan TUHAN melalui apa yang TUHAN berikan kepada kita… secara khusus adalah di Cross Project Ministry…

Namun diantara lamunan saya, saya terpikirkan mimpi-mimpi yang lain… salah satunya yang terpikir adalah tentang Perpustakaan Umum, sebuah taman bacaan anak yang bisa diakses oleh siapa saja. Semuanya berawal dari cerita tentang Nur (bagi teman-teman GKY Sunter pasti sudah kenal denga dia)(hmm… ayo Von, publish tulisanmu)…, dia adalah seorang pembantu rumah tangga yang diajak mengenal TUHAN oleh ibu Ruth. Walaupun hanya pembantu rumah tangga, namun kami tahu bahwa dia memiliki kelebihan-kelebihan yang bahkan kita belum tentu punya. Yaitu Sikap Kritis dia, dari awal dia mengenal Kristus, kesaksian-kesaksian dia di Komisi Pemuda (kayaknya hanya dia yg berani bersaksi di komisi pemuda dengan segitu lantangnya menyuarakan “kekecewaannya” terhadap struktur sosial di RT sunter) dan pertobatannya…. sungguh luar biasa, terakhir kita mendengar dia rindu pelayanan misi dan sekarang sudah menyelesaikan pendidikan misi dan ditempatkan di daerah yogya. Dimana salah satu pelayanannya adalah membuka Taman Bacaan Anak yang menjadi berkat di daerah sana….
Read more »

Kemiskinan dan Agama

“Menurut Din, ada satu pandangan menarik dari pangeran yang bergelar Prince of Wales itu. “Pangeran Charles menegaskan bahwa nilai-nilai kebijaksanaan tradisional (traditional wisdom) agama-agama di dunia dapat membantu mengatasi musuh bersama dunia, seperti kemiskinan dan
keterbelakangan,” ujar Din.”

Source : http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/01/1803027/pangeran.charles..agama.dapat.atasi.kemiskinan

Baru-baru ini membaca artikel yang mengemukakan pendapat pangeran Charles dalam kunjungannya ke Indonesia. Mungkinkah ke agama dapat mengatasi kemiskinan? Menurut saya sangatlah mungkin. Saya ada di pihak pangeran Charles, dan untuk itu kami mencoba berjuang melalui Cross Project Ministry untuk mewujudkan hal tersebut.

Berikut ini saya mendapat sebuah forwardan… lalu coba di check kebenarannya pada paman Google, semoga dapat terus menginspirasikan kita sebagai Kristen yang berkarya dan bukan menjadi seorang Kristen yang selalu menyalahkan dunia! Seakan-akan TUHAN tidak bekerja di dunia ini, satu-satunya alasan kita tidak melihat perubahan adalah karena kita tidak mau mendengar perintah Dia dan bukan karena DIA tidak bekerja…. dan perintahnya adalah :

Lalu merekapun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau? Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.

(Mat 25:44-45) Read more »

Deus providebit – GOD will provide

Few months ago, when the idea to create a cross project became a vision to us, there is one biggest question to ensure the project could run which is “who will buy the products?” The idea to empower the housewives to increase the nutrition infusion through doing their cultural mandate will eventually lost its hope.

But as it is written in the bible “Do not be anxious about anything, but in everything by prayer and supplication, with thanksgiving, let your requests be made known to God.
Php 4:6, thus we put the biggest question of “who will buy the products” to The Biggest Solution provider - our Lord Jesus Christ -.

As we put our anxious into prayer and thanksgiving unto Him, we decide to start the project. At the beginning this project, everything seems find. We start by sharing this project to a lot of people from local church diaconal to person in charge in Jalan Kaca. Not all responses are good, but we find that even in great barrier there is an “invisible” hand that allows us to keep run the project. Read more »

Anda percaya Mukjizat ?

Anda percaya mukjizat? saya percaya, bahkan baru-baru ini mengalami, melalui hal-hal kecil dalam kehidupan, terutamanya ketika sedang mempersiapkan Cross Project.

Ada waktu dimana terlihat semua jalan tertutup, tidak semudah yang dibayangkan. Tetapi lucunya, ketika kita mencoba untuk percaya dan tetap teguh dalam jalan yang kita pilih, maka mukjizat terjadi dan menjadi nyata.

The Cross Project Prayer

God, when I see many of malnutritions children in Indonesia

It ever moved me to cry

It ever moved me to pray.

Hoping You would hear

But I shut my ears

For You had answer

But I am lazy to hear

For I heard the story

Now, I am going and seeking

What is the best of mine?

Will be blessed by Him

through the simple of mine

but be a blessed for them

(taken from http://dcrossproject.wordpress.com)

Melihat, Mendengar, Merasakan… (a part of Cross Project)

Melihat, mendengar, merasakan adalah bagian dari panca indera manusia yang diberikan TUHAN pencipta semesta alam. Ada banyak cara dalam meresponi setiap apa yang masuk baik melalui indera penglihatan maupun pendengaran.

Tetapi anehnya tidak setiap apa yang saya lihat dan yang saya rasakan berdampak kepada perasaan saya, padahal jika merunut dari urutan indera adalah dari mata turun ke hati (mengikuti lagu-lagu cinta tempo dulu)… atau dari semangkok sop lalu masuk melalui mulut , dikecap melalui lidah, kemudian dirasakan sampai (lagi-lagi) ke hati (sambil bergumam aduh uenakkk tenannn sup buatan ibuku ini)

7 Balita Gizi Buruk Meninggal (sumber: Warta Kota edisi 22 Jan 2008)

Tapi mengapa hal itu seringkali menjadi absurd, hilang begitu saja ?

Anda tidak percaya, Baik sebagai contoh Apa reaksi anda ketika anda melihat berita seperti kutipan berita di samping..?

Apakah anda dengan segera membalikan ke halaman selanjutnya, finansial misalnya, untuk mencari informasi lainnya yang lebih aktual dalam kehidupan anda ataukah anda termenung ketika melihat berita tersebut dan kemudian bersamaan dengan berlalunya kegiatan melemparkan berita itu dalam tumpukan koran dan membiarkan “ketermenungan” anda menguap bersamaan dengan berlalunya waktu… atau apakah anda berhenti untuk berpikir? Tuhan, apa yang bisa saya lakukan untuk mereka?

Read more »