My Name is Soegianto

The Deepest Thought of Love

by on Jun.02, 2005, under Christianity, Life, Romance, Thoughts

Tulisan ini mengena sekali, pada saat saya sedang terpuruk di dalam pergumulan mencari makna Cinta. Pada saat kelam tersebut, pada saat sedang meragukan cinta, pada saat sedang mencoba menghidupi cinta, maka datanglah tulisan ini.

Tulisan ini diberikan oleh rekan saya, saudari seiman, yang terlebih dahulu sudah mengenal pergumulan tersebut. Kelihatannya Posting-posting sebelumnya membuat ia “sebal” atas ketidakdewasaan saya dalam menyikapi perasaan tersebut. Tulisan ini benar-benar penuh dengan hentakan-hentakan, yang ilmiah, dan biblical

Silakan membaca!
Kebanyakan forward poems, articles, quotes tentang cinta selalu bertemakan :
1). Jika kau saat membaca ini dan kau teringat akan seseorang, maka kau sedang jatuh cinta padanya, atau
2). Utarakanlah cintamu padanya, karena hal yg paling menyedihkan dalam hidup bukanlah cinta yg ditolak tapi cinta yg tak terutarakan

Hiikkkss benarkah demikian? Apakah cinta artinya sesederhana: sms yg dicuekin lalu keesseelll, jantung yg dag-dig-dug dhuueerr, salah tingkah ketemu doi, mimpiin semalem suntuk, resah, ngambek, melankolis ga jelas??

Cinta antar lawan jenis (jenis cinta eros katanya,red) memang selalu memikat tuk diangkat dalam segala macam format (puisi, cerita, novel, drama, talk show,forum diskusi sampe forum ggoossiip), oleh semua jenis orang (kaya-miskin, jelek-cakep, anak ingusan-manula,dungu-intelek, dll…) dan sepanjang semua peradaban zaman (baheula, modern, postmo, ..).

Manusia adalah makhluk sejati si pencari cinta, bolehkah kubilang demikian? iya, soale aku manusia, dan begitulah kenyataan yg kuhadapi. Walaupun aku cenderung ignoran dalam hal cinta-cintaan. Pengen sieh engga sedingin itu, but kapoook euy..dan prefer
gpp deh, Why? Karena terlalu peduli akan proses pencarian dan pendefinisian cinta versi ini, hanyalah menambah ruwet benang kusut, memperkeruh pikiran yg jernih, bahkan membangkitkan zombie dari kuburnya, mengguncangkan gelombang tsunami, mendidihkan lahar gunung berapi

Sedramatis-sehoror itukah?? Eehhmm.. mungkin ya mungkin tidak, tergantung Maksudnya apa? Begini,..
cinta melibatkan energi yg sangat besar: Energi =(Daya x Jarak). Semakin besar mengeksplorasi kekuatannya (daya) dan semakin dalam terseret didalamnya (jarak) maka otomatis semakin besar pula energi yg dihasilkan. Sementara di dalam diri kita yg
terbatas, (wadah yang menampung energi cinta ini) semakin lama semakin sempit, lalu apa yang terjadi dengan energi yg besar ini? Ya meleeedaakk lah ga keru-keruan. (bunuh diri, pelet, posesif, pengkultusan, self-destructive dll). Sewaktu kita masih terus terperangkap dalam kubangan cinta jenis ini, sesungguhnya kita adalah tawanan.

Semakin kita terhisap di dalamnya, semakin gila dan arogan kita pikir kita maestronya cinta, ksatrianya pejuang cintawhile it contribute nothing to the essence of true love: purity, sacrifices, life, self-denial, unconditionality, persistency

Ketika potensi energi tadi ditransformasi, diubah dalam bentuk energi lain yang artinya ga melulu tentang cinta ala saya (ala beverly hills 90210, ala Danielle Steel, sampe yg klasik ala Cinderella euy) tapi berubah menjadi cinta ala YANG SEHARUSNYA
saya terapkan, makaaa bumi ini pasti masih akan berputar lebih laaamaaaa. Siklus kehidupan akan berlangsung lebih paaanjaaaang,setidaknya sebelum kiamat datang.
(Masih inget Fisika SD, contoh: energi panas diubah menjadi energi kinetik, energi listrik, energi motorik dll)

Sehingga gelar Sang pejuang cinta bukanlah untuk Gibran atau Shakespear yg menorehkan dan menimbun ratusan puisi cinta tetapi sang pejuang cinta adalah :

Untuk sepasang kekasih yg saling mencinta, yang rela meninggalkan kehangatan tempat tidur mereka, dimana sang lelaki pergi mencari nafkah dan perempuannya mengurusi anak-anak mereka. Untuk pecundang yg pada saat menyatakan, eh ditolak cintanya, or dicampakkan oleh sang kekasih, namun ga menyesal, trauma, or desperado. Tetap PeDe dan bergairah menapaki-mengukir hari esok yg lebih bermakna,
Untuk si pemendam unuttered-love, pengecut, malu dan ragu dalam mengutarakan cinta kepada sang pujaan hati, namun memiliki kehangatan cinta yg tumpah,mengalir luber kepada dunia di sekitarnya.

Cinta yg manusia bisa rasakan dan nikmati adalah karunia. Tiap-tiap pribadi punya caranya sendiri dalam mencinta. Tapi, bukan hanya kisah manis, kisah suksesnya, kisah gayung yg bersambut saja,luka yg diakibatkan olehnya, perih-dan sakitnya, itulah seutuhnya kenikmatan cinta.

Kenapa dikatakan bahwa: cinta tidak pernah gagal?
Bukan karena cinta selalu seperti apa yg kita harapkan pasti selalu menjadi kenyataan, (pada kenyataannya banyak luka dalam mencinta, banyak kasus cinta
bertepuk sebelah tangan). Cinta tidak pernah gagal, karena cinta selalu tepat pada misi agungnya: mencinta!. When we loves, it delivers us to always love, continually, everlastingly, unconditionally, according to its nature. As It says, for in eternity, faith will be changed into vision, and hope into enjoyment; but love will be the same.

Selamat menghidupi cinta.
Jangan padamkan hangatnya cinta yg bergelora di hidupmu, hanya karena patah hati. Jangan pula sampai hangus terbakar oleh cinta yg self-seeking, self-consuming. Itu bukan cinta, Cinta sejati adalah sang surya yg bersinar memampukanmu menyala, bersinar, menghangatkan, dan memberi makna pada kehidupan..

Notes: hukum energi berbunyi energi tidak diciptakan dan energi tidak dapat dimusnakan. Energi dapat berubah bentuk. Begitu pula cinta; In Scripture said, even though this world already corrupted by sins, love endures forever. Cause love has not it start from us, but from Above whom The Alpha and Omega : The beginning and The end of all things. God is love, He loves us first. Then, in Christ, we who were called The image of God, should love in continuality until eternity.

:, , ,

1 Comment for this entry

Leave a Reply

Adiwara

Archives