† Guys, NEVER Forget Our GOD†
by soegianto on Oct.13, 2004, under Christianity, Church, Thoughts
This was my letter to my team in Komisi Pemuda GKY Sunter, partner in Christ,… there are always a same problem tired in serving LORD, and suddenly losing our focus (:read vision) in Serving HIM. Nowadays, it has been a problem to most of GOD servant!, In this letter I just want to remind them, about Vision, about GOD, about CHRIST and to remind them that God is faithful
“1Co 10:13 There hath no temptation taken you but such as man can bear: but God is faithful, who will not suffer you to be tempted above that ye are able; but will with the temptation make also the way of escape, that ye may be able to endure it. ”
So here is my letter to all GOD servant, to my brothers and sisters….
† Guys, NEVER Forget Our GOD†
Tidak, terasa pelayanan kita telah memasuki bulan kedua… It’s been a month already… namun keletihan dan kelelahan sudah mulai nampak. Kebosanan ditambah dengan load pekerjaan yang banyak, tugas akhir, tuntutan mencari pekerjaan dan sudah dimulainya kuliah menambah “beban” untuk mengatakan dengan teriakan penuh tekanan “TIDDAAKKKKKKK….” (bayangkan seperti iklan!)
Sebab kita tidak sedang membangun sebuah gubuk kecil melainkan kita ibarat sedang merencanakan sebuah gedung tinggi, maka tentunya diperlukan sebuah pondasi yang kokoh, yang dibangun tidak hanya visioner, melainkan juga harus lebih terencana, jelas, dan kuat…
Tentu hal ini membutuhkan pemikiran lebih, baik dari tenaga kita, otak kita dan hal yang paling mendasar lagi yakni doa-doa kita..
Dengan dasar pemikiran seperti itulah maka sie acara, pelayan berjuang membangun dasar tema pelayanan setahun yang melelahkan (karena harus rapat setiap minggu dengan memeras otak) dan sie pemerhati berjuang membangun sebuah kerangka dasar pemerhati yang nantinya akan menjadi dasar/landasan berpijak untuk membangun sebuah “KOMUNITAS PEMUDA YANG MEMILIKI KARAKTER KRISTEN” yang menuju kepada tema Pelayanan kita yakni agar “MENJADI DEWASA Di DALAM KRISTUS”…
Segala kelelahan yang engkau saat ini rasakan juga merupakan kelelahan yang kita semua rasakan… mungkin satu-sama lain tidak saling melihat pekerjaan masing-masing.. Namun selama sebulan ini ketika saya (secara pribadi) memasuki bidang teman-teman baik Darius (Sie Literature), Vonny (Sie Acara), Meivina (Sie Pelayan), Kristanto (Sie Pemerhati), Aimi (Sie SasPra) bahkan dengan Yeni (Sekretaris/Bendahara) maka saya dapat melihat kita memang sedang berjuang ke satu arah yang sama dan bahwa kita memang keletihan dan kelelahan tidak dapat saya dipungkiri.
Namun sekali lagi, Saya tidak melihat semua itu (keletihan dan kelelahan) sebagai suatu kesalahan sebaliknya saya melihat sebagai suatu kewajaran. karena itulah konsekuensi /keringat/peluh yang harus kita keluarkan. Sama seperti Kristus yang harus berjalan berkilo2 meter untuk membangun Kerajaan Allah di Dunia ini (Mat 20:28…seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”), demikian kita sebagai pengurus yang dipercayakan Allah terlebih lagi harus berjuang untuk memberitakan Kerajaan Allah di tengah-tengah dunia… Karena itu sudah sewajarnya/sepatutnya kita mengalami rasa lelah. Namun sama seperti Paulus mengatakan “Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.” (1 Korintus 15:10) Maka mari kita melihat “kelelahan” itu sebagai wujud syukur kita atas kasih karunia dan bekerja dengan lebih keras lagi bagi Jemaat Pemuda supaya menjadi semakin dewasa di dalam Kristus
Akhir kata, teman-teman… Dalam menghadapi bulan kedua pelayanan kita, aku hendak menyampaikan pesan yang sama seperti apa yang Paulus titipkan kepada jemaat di Korintus ±1900 tahun yang lalu!
† “Guys, BE TIRED BUT BE HAPPY because of HIM and what HE had done for us” †
1 Korintus 15:58 “Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.”

