Video
Nokia Entrepreneur Fellowship 2011
by soegianto on Jul.25, 2011, under Article, News, Video
1 Comment :2011, NOKIA Entrepreneur Fellowship, Sedapur, Soegianto more...Dia Datang Membawa Damai, kamu?
by soegianto on Dec.23, 2010, under Article, Christianity, Church, Discipleship, Multimedia, Sharing, Thoughts, Video
Materi ini dipersiapkan untuk perayaan Natal FIB UI 2010, Materi ini berbicara mengenai “Damai Yang Sejati”. Sebagaimana Kristus adalah pembawa Damai demikian pula setiap orang Kristen juga dituntut sebagai pembawa Damai bagi lingkungan sekelilingnya.
Permasalahan adalah bagaimana kita bisa membawa Damai, jikalau damai itu tidak pernah ada dihati kita? Dan hal ini-lah yang menimbulkan pertanyaan besar, bukankah janji Allah melalui malaikat kepada umat manusia pada malam natal adalah Damai Sejahtera di bumi? Dan jikalau janjinya adalah damai, maka dimanakah damai sejati itu?
Kehilangan Damai sejati mengakibatkan banyak dari umat Kristen mulai meninggalkan ibadahnya, kemudian menjadi jemaat NAPAS (datang hanya pada saat Natal dan Paskah). Hal ini merupakan cerminan dari kerinduan mereka, karena kehilangan damai di hati selama bertahun-tahun, untuk mencari “damai” itu di malam natal! Tetapi seringkali kita gagal, seakan-akan kita salah mengerti akan apa itu damai yang sejati.
Materi ini sekali lagi ingin mengupas kebenaran tentang natal, dan bahaya si iblis dalam memanipulasi kebenaran untuk menghasilkan kedamaian yang palsu. Kedamaian sejati hanyalah melalui Kristus, tetapi tidak berhenti hanya pada keselamatan itu saja, melalui ketaatan dalam keselamatan lah maka kedamaian sejati itu akan bertumbuh didalam hati kita. Selamat melihat presentasi ini. Tuhan memberkati
We support Bloggers Against Hunger!
by soegianto on Aug.12, 2010, under Cross Project, Photo, Video
Since the first time I follow twitter account of @wfp, I believe Wood Food Program (WFP) will take action by involving bloggers to support their fight against hunger in this world. Pretty relieved realizing that Crossprojectministry.com is a part of humanity global action against the “hunger”.
Last month, World Food Programme Executive Director Josette Sheeran, expressed her enthusiasm at the WFP Hunger Seminar in London. “You [today’s students] are the generation that will end hunger… In the future we want our grandchildren to ask us what hunger and starvation were.”
With the fact that 20% of the riches who “might” doesn’t really know the feeling of hunger conquered 80% of the earth resources, meanwhile the 80% of the poor and pooerest is fighting for the 20% of the earth resources. Realizing this fact, we need to work hand in hand to overcome the problem. We should be proactively help the poor to get out from their condition. (continue reading…)
family gathering
by soegianto on Jun.20, 2010, under Family, Sharing, Video
file:///SDCard/BlackBerry/videos/VID%2000001-20100502-1913.3GP
Family Gathering! With a new member, welcome akari chan ;p
Posted with WordPress for BlackBerry.
Bengawan Solo
by soegianto on May.21, 2010, under News, Sharing, Video
Lagu yang indah dari Almarhum Gesang… RIP May 20th 2010 at 6.10 PM ( Indonesian Local Time ).
Mengukur Batas Toleransi di Indonesia
by soegianto on May.12, 2010, under Christianity, Church, News, Thoughts, Video
Berita ini diambil dari Al Jazeera :
Serangan kekerasan terhadap orang Kristen di Indonesia telah memaksa ditutupnya 20 gereja dalam beberapa bulan terakhir, pengujian keseimbangan keagamaan yang rapuh di negara yang mayoritas Islam.
Pemerintah menyangkal insiden adalah tanda intoleransi keagamaan yang sedang tumbuh, namun menyalahkan kondisi geopolitik dan pemilihan daerah.
Al Jazeera’s Step Vaessen melaporkan dari Jawa Barat.
Modal Cinta
by soegianto on Mar.14, 2010, under Life, Music, Video
The Dance Company – Modal Cinta
Satu lagi lagu yang nakal, lucu, jenaka dan enak didengar dari The Dance Company! come and see! surely gonna buy their Album
Ku tertegun melihatmu
Cantiknya bukan kepalang
Apakah dia melihatku
Andaikan aku gagah dan rupawan
Dia pasti mencintaiku (jatuh hatinya)
Aku bagaikan arjuna
Gagah rupawan diriku
Dia pasti naksir denganku
Tapi andaikan aku banyak uang
Dia pasti mencintaiku (jatuh hatinya)
Uuuh banyak uang
Gagah rupawan
Hanya sebentar saja
Yang paling penting
Bahwa dirimu
Harus punya cinta
Kau lihatlah diri ini
Gak perlu kaya dan gagah
Hanya bermodalkan cinta
Tapi sampai saatnya telah tiba
Aku nggak ada yang mau (kamu nggak lakuu)
Sekarang sudah saatnya
Kamu semua harus punya
Bukan cuma punya cinta
Tapi percayalah kata kataku
Suatu saat pasti bisa
Walau bermodalkan cinta
Walau bermodalkan muka
Walau bermodalkan uang
Walau bermodalkan cinta
Ketika Atheis berbicara tentang berdakwah
by soegianto on Sep.28, 2009, under Article, Christianity, Life, Thoughts, Video
Sebuah artikel tentang seorang pelawak dan pesulap Penn Jillette, dia adalah seseorang yang dikenal orang sebagai “Magic Bullet.” Sebelumnya saya tidak mengenal dia, sampai hari ini saya baca artikel tentang beliau pada sebuah media sosial.
Beliau selama lebih dari satu dekade, dia bekerja sebagai magician enam hari dalam seminggu di Las Vegas dengan sesama pesulap Teller. Kedua anggota Penn & Teller duo adalah pemain berbakat yang juga terjadi untuk menjadi pendukung ateisme-kepercayaan bahwa tidak ada Allah.
Penn akan menjadi orang pertama yang mengakui bahwa dia bisa kasar, vulgar, dan berpendirian keras tentang ketidakkepercayaan kepada Tuhan. Tidak mengherankan, Penn telah melakukan sejumlah serangan terhadap Kekristenan. salah satunya yang dipost di
YouTube, “The Bible is Bulls—t” (silakan tebak-menebak kata-kata yang dihilangkan), telah mengumpulkan lebih dari 1,4 juta kali dilihat sejak rilis beberapa tahun lalu. Dan, ketika memberikan tanda tangan, Penn biasanya menambahkan komentar “tidak ada Allah” berdekatan dengan tanda tangannya.
Wowww….
seorang Atheis sejati, namun yang mengejutkan adalah sebuah Posting dia pada bulan Desember 2008.
Dalam klip YouTube yang berjudul “A Gift of Alkitab,” Penn telah bertemu dengan seorang “pria besar” yang menunggu di pinggir dalam apa yang disebut “posisi mematung” setelah pertunjukan. Dia berlama-lama, menunggu kesempatan untuk berbicara dengan Penn setelah penggemarnya pergi. Ketika suasana sudah memungkinkan, penonton yang tidak disebutkan namanya ini mendekat. Penn menggambarkan apa yang terjadi selanjutnya:
” penonton itu berkata, “Saya baru saja menonton pertunjukan tadi malam di pameran dan aku melihat pertunjukan dan aku menyukainya.” Dia sangat memuji tentang penggunaan bahasa, dan berkata tentang hal-hal baik. dan dia berkata , “Aku membawa ini untukmu,” dan ia memberiku Injil Gideon edisi saku termasuk Mazmur. Dia berkata “Aku menulis di bagian depan, dan aku ingin kau memiliki ini. Aku agak berda’wah.” Dan dia berkata” Saya seorang pengusaha, aku waras, tidak gila. Dan dia terus menerus menatap tepat di mata sambil berbicara. (continue reading…)
Tentang Kelaparan
by soegianto on May.08, 2009, under food, Sharing, Video
Dengan melihat, maka gelisah, dengan gelisah, maka berpikir, dengan berpikir, maka bertindak…
Sebuah Video yang membuat airmata mengalir… semoga tidak berhenti disini
The Hole in Our Church
by soegianto on Mar.20, 2009, under Article, Books, Christianity, Church, Doctrine, Video
Nice book to read, a forward from my friends. You can get the info about the writer below. Please take a look and read the article. Really give an inspiration and self-answered for the question which part of our Gospel is having the hole? Have a read! and May Gbu.
Prologue
But the angel said to them, “Do not be afraid. I bring you
good news of great joy that will be for all the people.”
—L U K E 2 : 1 0
Rakai, Uganda, August 1998
His name was Richard, the same as mine. I sat inside his meager thatch hut, listening to his story, told through the tears of an orphan whose parents had died of AIDS. At thirteen, Richard was trying to raise his two younger brothers by himself in this small shack with no running water, electricity, or even beds to sleep in. There were no adults in their lives—no one to care for them, feed them, love them, or teach them how to become men. There was no one to hug them either, or to tuck them in at night. Other than his siblings, Richard was alone, as no child should be. I try to picture my own children abandoned in this kind of deprivation, fending for themselves without parents to protect them, and I cannot.
I didn’t want to be there. I wasn’t supposed to be there, so far out of my comfort zone—not in that place where orphaned children live by themselves in their agony. There, poverty, disease, and squalor had eyes and faces that stared back, and I had to see and smell and touch the pain of the poor. That particular district, Rakai, is believed to be ground zero for the Ugandan AIDS pandemic. (continue reading…)




