My Name is Soegianto

Sharing

Cerita Cinta …..

by on Dec.31, 2011, under Family, Life, Romance, Sharing

Yup, akhirnya terpilihnya judul untuk tulisan ini… Cerita Cinta, begitu membaca tulisan ini maka lagu yang menari-nari dikepala adalah lagunya Kahitna, Cerita Cinta adalah album pertama dari kumpulan pria-pria ini lho (tahun 1995 euy). Melihat ke belakang di tahun 2011 ini, maka yang terbayangkan adalah bentangan kasih TUHAN yang begitu nyata dalam kehidupan kami (sekarang pakai kata ganti kami, karena dah menikah euy dengan Luciana!).

2011 adalah tahun terhebat dalam kehidupan kami, suatu kali ketika kami berdoa bersama saya melihat  frame dalam kehidupan kami selama setahun ini dimana kisah kasih yang ditulis oleh TUHAN begitu nyata dalam kehidupan kami. Kemenangan demi kemenangan kami lalui bersama-sama, saling mendoakan dan saling menguatkan. Cerita cinta kami tidak pernah statis, selalu saja ada hal baru yang membuat kami “bergidik” jika melihat ke belakang (red. bergidik = bulu tengkuk kepala berdiri). Bergidik bukan karena geli (apalagi takut), tapi terkagum-kagum akan pemeliharaan TUHAN.

Masih ingat di kepala kami, tahun lalu dalam sebuah perjamuan makan mempertemukan kedua orang tua di bulan desember 2010, disepakati kami akan menikah di bulan Mei 2011! Busyetttt… cepet banget persiapannya, hal ini berawal  karena pembicaraan dari kedua orang tua yang tidak sayup-sayup kedengaran dikarenakan suara yang riuh rendah pada jamuan natal di Golden Leaf, Kelapa Gading. Sehingga dengan gegap gempita, acara perkenalan kedua orang tua ini dialihkan oleh ayahanda tercinta menjadi acara pertunangan. Jrenggg….. namn untuk menghormati kesepakatan orang-tua, kami berdua gencar berjuang untuk mencapai tanggal tersebut. Segala persiapan berlangsung dengan lancar, TUHAN mencukupi semuanya (kamipun bisa berbangga hati, karena kami berdua mencukupi sendiri untuk segala pembiayaan).

Puji TUHAN, tahun 2011 ini kami melangsungkan pernikahan kami sebuah tanda cinta antara Soegianto dan Luciana, yang ditandai dengan ikatan perjanjian yang diberkati TUHAN melalui hambanya Pdt. Daudi Rahmat di Gereja Pemberita Injil. Dukungan dari sahabat dan rekan membuat hari ini menjadi hari yang penuh puji syukur. Sempat dak dik duk, dengan kondisi langit yang mendung (secara pesta outdoor gitu), tetapi istri yang beriman mampu menguatkan hati untuk percaya kepada jawaban TUHAN (memang harta seorang pria adalah Istri yang takut TUHAN). (continue reading…)

Leave a Comment : more...

Selamat Tahun Baru 2011

by on Jan.03, 2011, under Life, Sharing, Thoughts

Selamat Tahun Baru 2011,

Sedikit telat mengucapkan karena mengakhiri tahun baru 2010 dengan banyak kejutan dan aktivitas. Mengucap syukur telah mengakhiri tahun 2010 yang dahysat dengan berbagai keputusan yang besar, mulai dari pindah pekerjaan, mengambil keputusan untuk menjadi full timer di dunia baru, sampai dengan keputusan besar untuk bersama kekasih mempersiapkan diri memasuki gerbang pernikahan!

Bersyukur untuk setiap langkah baru yang TUHAN ijinkan ada dalam kehidupan ini, 4 bulan terakhir ini merupakan bulan terhebat dalam hidup. Bertemu belahan jiwa sebagai jawaban doa, bertemu dengan rekan-rekan setim yang hebat di Sedapur! Juga bersyukur untuk  kesempatan yang diberikan untuk membagikan Visi secara marathon ke rekan-rekan lainnya! Thanks untuk tim Bagikasih, sungguh luar biasa pergerakan tahun ini, semoga visi kita bisa menjadi nyata! Bersyukur untuk kesempatan yang diberikan melayani dalam paduan suara Deo Gracias, Bersyukur untuk boleh bergabung dalam tim Forum Lilin Kecil!

Mengawali tahun baru ini, saya bertemu dengan Edwin dari Evolitera,  pembicaraan hari ini mengenai Visi hidup. Diingatkan melalui percakapan ini, bagaimana TUHAN memimpin bangsa Israel di padang gurun! Bagaimana TUHAN hadir melalui Tiang Api dan Tiang Awan yang memimpin bangsa Israel untuk bergerak maju ataupun berhenti. Seperti itulah pimpinan TUHAN terhadap kita, meskipun terkadang kita juga bandel seperti bangsa Israel yang selalu menggerutu mengingat “kenyamanan” semua yang ada di tanah Mesir. Dalam ketaatan-lah maka Yosua dan Kaleb diberikan kehormatan untuk memasuki tanah Kanaan, mengarungi padang gurun yang panjang untuk menemukan tanah yang kaya akan madu dan susu.

Saat ini, yang ada dihamparan terlihat seperti padang gurun yang menggelisahkan manakala melihat berbagai “kenyamanan” yang ada di pekerjaan dahulu. Tapi ini adalah musim baru, dimana kita harus belajar untuk berjalan dalam “ketaatan”  atas Visi yang diperoleh, berjalan di dalam iman bahwa TUHAN memimpin perjalanan ini menuju ke tanah perjanjian. Semoga melalui dua tangan, dua kaki, dan satu hati, kami dapat berjalan dengan setia dalam pimpinan TUHAN dan taat terhadap Visi ini menuju pengharapan agar dapat menjadi berkat untuk bangsa ini.

Sekali lagi Selamat mengawali Tahun ini dalam ketaatan terhadap Visi yang dari TUHAN! Bagaimana dengan anda? apakah Visi hidupmu?

Tuhan memberkati!

1 Comment :, , , , more...

Dia Datang Membawa Damai, kamu?

by on Dec.23, 2010, under Article, Christianity, Church, Discipleship, Multimedia, Sharing, Thoughts, Video

Materi ini dipersiapkan untuk perayaan Natal FIB UI 2010, Materi ini berbicara mengenai “Damai Yang Sejati”. Sebagaimana Kristus adalah pembawa Damai demikian pula setiap orang Kristen juga dituntut sebagai pembawa Damai bagi lingkungan sekelilingnya.

Permasalahan adalah bagaimana kita bisa membawa Damai, jikalau damai itu tidak pernah ada dihati kita? Dan hal ini-lah yang menimbulkan pertanyaan besar, bukankah janji Allah melalui malaikat kepada umat manusia pada malam natal adalah Damai Sejahtera di bumi? Dan jikalau janjinya adalah damai, maka dimanakah damai sejati itu?

Kehilangan Damai sejati mengakibatkan banyak dari umat Kristen mulai meninggalkan ibadahnya, kemudian menjadi jemaat NAPAS (datang hanya pada saat Natal dan Paskah). Hal ini merupakan cerminan dari kerinduan mereka, karena kehilangan damai di hati selama bertahun-tahun, untuk mencari “damai” itu di malam natal! Tetapi seringkali kita gagal, seakan-akan kita salah mengerti akan apa itu damai yang sejati.

Materi ini sekali lagi ingin mengupas kebenaran tentang natal, dan bahaya si iblis dalam memanipulasi kebenaran untuk menghasilkan kedamaian yang palsu. Kedamaian sejati hanyalah melalui Kristus, tetapi tidak berhenti hanya pada keselamatan itu saja, melalui ketaatan dalam keselamatan lah maka kedamaian sejati itu akan bertumbuh didalam hati kita. Selamat melihat presentasi ini. Tuhan memberkati

Leave a Comment :, , , , , , , , , , , , , , , , , more...

Semua karena “Jemaat” kurang pintar!

by on Nov.29, 2010, under Church, Sharing, Thoughts

Buku sebagai penerang pikiran

Sedih banget saat tahu ada gereja yg sengaja menutup perpustakaannya. Padahal gedungnya megah dan memiliki banyak ruang, dikarenakan berbagai alasan sehingga diputuskan seluruh koleksinya dihibahkan kepada pihak lain. Alasan utama adalah karena tidak ada yang mau mengurus Perpustakaan itu sehingga menjadi berantakan, lagian jemaat juga tidak tertarik membaca, sehingga tidak ada yang mengunjungi perpustakaan itu.

Saat berdiskusi lebih lanjut, sang gembala mengatakan bahwa keengganan jemaat untuk membaca karena jemaat lebih suka “nonton” daripada membaca buku rohani sehingga tidak perlulah ada perpustakaan, lagian buku-buku yang dalam dan ribet itu hanya untuk segilintir orang pinter saja yang “gemar” membaca.

Saat saya tahu itu alasannya, saya hanya menengok dan terdiam! Sampe bingung, apakah itu berarti bahwa gereja itu hanya utk *maaf* orang-orang bodoh yg tidak suka baca buku rohani? Yah, untuk orang *maaf lagi* bodoh, kalau kita mau nurutin retorika sang gembala. Coba simak :

Alasan perpustakaan ditutup = tidak ada pengurus = jemaat tidak suka membaca = membaca hanya untuk orang pinter

jadi kalo saya simpulkan, berarti :

Alasan perpusakaan ditutup =  karena jemaat bodoh (jemaat tidak suka membaca karena membaca hanya untuk orang pinter).

Waduh? Bagaimana ini? siapa yang mau dibilang “bodoh”? (continue reading…)

4 Comments :, , , , , more...

Dibalik arti sebuah nama BagiKasih.com

by on Nov.18, 2010, under Article, Life, New Post, News, Sharing, Thoughts

Shakespeare - Apalah arti sebuah nama

What’s in a name? That which we call a rose by any other word would smell as sweet.

-Shakespeare’s Romeo and Juliet (II, ii, 1-2)

Apalah arti sebuah nama, itu kata beberapa orang, dimana salah satu pengungkap pertama kata-kata tersebut adalah penulis kalimat diatas. Meskipun demikian kita mengenal sesuatu sebagai sesuatu karena sesuatu bukan? bingung?mari kita ambil sebuah contoh meskipun kita tahu kalimat diatas berbicara ketidakpentingan nama, tapi kita tahu nama sang penulis kalimat tersebut adalah  nama Shakespeare dan bukan unknown atau NA bukan?  dan karena nama penulis kata-kata diatas maka kita dengan mudah mengasosiasikan nama Shakespeare sebagai penulis dari Romeo dan Juliet?

Jadi penamaan dan nilai yang terkandung di balik sebuah nama itu menjadi penting.  Natal Project terasa begitu usang saat tahu, bahwa nama ini juga digunakan oleh Microsoft untuk proyek Kinnect XBOX. Oleh karena itulah  dirasakan penting untuk  mencari nama pengganti  bagi natal project. Saya mencari-cari apa sih kalimat yang tepat untuk memberi nama kepada Proyek ini. Beberapa kriteria saya taruh didalam penamaan Proyek ini :

  • Namanya dalam bahasa Indonesia
  • Harus bernafaskan Inti dari Natal Project – mengenai berbagi
  • Harus bisa bergerak lintas agama dan denominasi

(continue reading…)

Leave a Comment :, , , , , , , more...

Bersyukurlah selalu

by on Nov.13, 2010, under Family, Life, New Post, Sharing, Thoughts

“Dimanapun jangan pernah lupa berdoa pada waktu engkau makan, mandi, menyetir apapun juga bersyukurlah. Tuhan mendengar”~papa,versi lain 1kor10:31

Pagi itu, tanggal 7 November 2010, papa mengingatkan aku akan versi lain dari :

“Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah. “ 1 Kor 10:31 ITB

Sebuah pesan yang lahir dari pengalaman pribadi ayah. Sejak muda, kami seringkali diceramahi (kalau tidak dimarahi) oleh papa karena kebandelan kami. Tetapi dalam ceramah-nya, papa seringkali menyelipkan cerita-cerita Alkitab, diantaranya saya masih ingat waktu kami begitu nakal, dan seharusnya dihukum karena kebandelan kami. Pada akhirnya kami harus mengakui di persidangan yang diselenggarakan oleh papa akan pelanggaran yang kami buat, tetapi papa membuat sesuatu kejutan yang melegakan, hari itu jumat Agung memperingati Kematian Yesus Kristus di salib, dan papa memakai alasan itu sebagai pengampunan akan “kejahatan” kami. “Karena hari ini kita memperingati Kristus yang sudah mati di kayu salib untuk mengampuni dosa-dosa kita, demikian pula hari ini papa mengampuni kalian yang berbuat salah”, ujar papa. Kata-kata yang begitu melekat mengenai pengampunan yang lahir dari tindakan nyata. Tidak sadar kata-kata itu meninggalkan bekas yang mendalam di hati seorang anak untuk belajar mengenai pengampunan. (continue reading…)

Leave a Comment more...

Peace In Our Time

by on Nov.05, 2010, under Church, Music, New Post, Sharing, Thoughts

A hymn written in 1970 by Betty Jo Corum.

It’s a hymn, yet a prayer, a poems, a solitude of heart that pray for nations.

Let’s pray also for Indonesia, here is the Lyric

“Peace in our time, O Lord; for this we pray: May every nation

know peace as the way; May no more sons be killed in battle’s

fray, May each one know the truth of peace your way.

Peace in our heart, O Lord; for this I pray: May I know calm-

ness now in every way; Help me to trust in you each urgent day,

that I may be assured of peace your peace in my way.”

“Praise Him with the sound of the TRUMPET.”

Leave a Comment :, , more...

Berpola Pikir Rohani|John Owen

by on Oct.16, 2010, under Article, Books, Christianity, Life, Sharing, Thoughts

Buku ini merupakan ringkasan dari buku serupa yang ditulis oleh John Owen. Pertama kali saya membacanya pada saat saya duduk di bangku akhir kuliah (2002), saya sangat merasa terberkati dan merasakan bahwa tulisan-tulisannya sangat aktual bagi kehidupan kerohanian saya yang mulai terasa kaku dan dingin. Namun alangkah kagetnya saya bahwa ternyata tulisan-tulisan oleh John Owen telah berumur +/- 100 tahun tanpa kehilangan kontekstualitasnya.

Sebuah buku yang sangat baik yang menggambarkan bagaimana seorang Kristen harus bertindak dalam mengalahkan keinginan daging. Seringkali yang muncul dalam pemikiran kita adalah keinginan-keingan daging, berulang kali Alkitab menyebutkan apakah itu keinginan daging (Gal 5:19-21), sebaliknya buah dari Roh adalah kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Dan satu-satunya cara mengalahkan keinginan daging dan hidup dalam ROH (tentunya di dalam anugrah keselamatan Kristus) adalah dengan menghidupi hidup yang memiliki pola pikir rohani.
Gal 5:16 “Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.”

Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu–seperti yang telah kubuat dahulu–bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
Gal 5:19-23 ITB

John Owen menulis :
“Selain menjanjikan pengampunan dosa bagi orang percaya, Injil juga menjanjikan damai sejahtera, sukacita, kekuatan rohani, jaminan, dan pengharapan. Akan tetapi, banyak orang Kristen yang dalam kehidupan rohaninya hanya memperoleh pengampunan dosa semata. Mereka adalah orang-orang bodoh yang merasa puas hanya dengan yang sedikit, sementara ada begitu banyak hal yang dapat diperoleh.”

Selamat Membaca! dan menikmati pertumbuhan!

1 Comment :, , , more...

Why Life Management?

by on Oct.12, 2010, under Article, Christianity, Sharing

This material is prepared for PMKA UI , I was invited to share about Life Management. Talking about life management, it reminds me on one broadcast show in television about financial planning. The show told us a story of a young man who involved in credit card debt which lead him to destruction because of his night lifestyle and consumerism and how he found a way out of the crisis which lead him to recovery in his family and in his financial. I am wondering if that guy has just met God? for sure it didn’t since this is not a religion program, it’s a financial planning program who show how they can save other life or family through financial planning.

The bible also said, “… if you are untrustworthy about worldly wealth, who will trust you with the true riches of heaven?”. In my preparation,  At least I find there are 4 reasons, why Life Management is important! bear with me, I want to  share the reasons why. Life Management is important…. (continue reading…)

2 Comments :, , , more...

- Homesick by Mercy Me -

by on Sep.29, 2010, under Friends, Poems, Sharing

Ketika mendengar kabar kematian dan dukacita yang memisahkan orang terkasih dan dikasihi seringkali merobek hati kita, perasaan kita. Sebuah tulisan yang dikirimkan oleh seorang teman dulu, entah ini lagu atau doa, entah pula ini puisi. Tetapi terlalu indah diendapkan didalam tumpukan komentar.

Sebuah kerinduan yang mendalam untuk sebuah penghiburan dan pengharapan dibalik kedukaan.

- Homesick by Mercy Me -

You’re in a better place, I’ve heard a thousand times
And at least a thousand times I’ve rejoiced for you
But the reason why I’m broken, the reason why I cry
Is how long must I wait to be with you

I close my eyes and I see your face
If home’s where my heart is then I’m out of place
Lord, won’t you give me strength to make it through somehow
I’ve never been more homesick than now

Help me Lord cause I don’t understand your ways
The reason why I wonder if I’ll ever know
But, even if you showed me, the hurt would be the same
Cause I’m still here so far away from home

I close my eyes and I see your face
If home’s where my heart is then I’m out of place
Lord, won’t you give me strength to make it through somehow
I’ve never been more homesick than now

In Christ, there are no goodbye
And in Christ, there is no end
So I’ll hold onto Jesus with all that I have
To see you again
To see you again

And I close my eyes and I see your face
If home’s where my heart is then I’m out of place
Lord, won’t you give me strength to make it through somehow
Won’t you give me strength to make it through somehow
Won’t you give me strength to make it through somehow

I’ve never been more homesick than now

Leave a Comment :, , , , more...

Adiwara

Archives