Archive for the 'Christianity' Category

Greatest love?

love
love2

Greatest Love… it might be, but the greatest love of all is when God given his one and only son, to save me… , it’s hard to understand by non Christian, but the story might given you an inspiration and more understanding about why Christmas is important for us, not because of that consumerism culture from the west but because He love me, so He come to die, come to save the unworthy, sinful, lost person like me… it is the greatest love of all….

this what Jesus,some known him as Isa Al Masih, said “This is my commandment: that you love one another as I have loved you. No one shows greater love than when he lays down his life for his friends. You are my friends if you do what I command you.
(Joh 15:12-14 ISV)

The Father loves the Son and has put everything in his hands. The one who believes in the Son has eternal life, but the one who disobeys the Son will not see life.
(Joh 3:36)

For God so loved the world that He gave His only-begotten Son, that whoever believes in Him should not perish but have everlasting life.
(Joh 3:16 MKJV)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
You love me, when I was so unlovely,
You sought me, when I was lost,
You show me, how much You really love me,…
When you bought me with a highest cost,

Chorus:
There’s no greater love than this,
There’s no greater love than this,
That a man would give His life for a friend
There’s no highest sacrifice
That a man would give His life …
You have paid a precious price for me

You love me, when I was so unworthy,
You cleansed me with Your own blood,
You clothed me with righteousness and mercy,
And you crowned me with Your steadfast love

Ketika Atheis berbicara tentang berdakwah

Sebuah artikel tentang seorang pelawak dan pesulap Penn Jillette, dia adalah seseorang yang dikenal orang sebagai “Magic Bullet.” Sebelumnya saya tidak mengenal dia, sampai hari ini saya baca artikel tentang beliau pada sebuah media sosial.

Beliau selama lebih dari satu dekade, dia bekerja sebagai magician enam hari dalam seminggu di Las Vegas dengan sesama pesulap Teller. Kedua anggota Penn & Teller duo adalah pemain berbakat yang juga terjadi untuk menjadi pendukung ateisme-kepercayaan bahwa tidak ada Allah.

A gift of Bible

Penn akan menjadi orang pertama yang mengakui bahwa dia bisa kasar, vulgar, dan berpendirian keras tentang ketidakkepercayaan kepada Tuhan. Tidak mengherankan, Penn telah melakukan sejumlah serangan terhadap Kekristenan. salah satunya yang dipost di Rose trick.jpg YouTube, “The Bible is Bulls—t” (silakan tebak-menebak kata-kata yang dihilangkan), telah mengumpulkan lebih dari 1,4 juta kali dilihat sejak rilis beberapa tahun lalu. Dan, ketika memberikan tanda tangan, Penn biasanya menambahkan komentar “tidak ada Allah” berdekatan dengan tanda tangannya.

Wowww…. :) seorang Atheis sejati, namun yang mengejutkan adalah sebuah Posting dia pada bulan Desember 2008.

Dalam klip YouTube yang berjudul “A Gift of Alkitab,” Penn telah bertemu dengan seorang “pria besar” yang menunggu di pinggir dalam apa yang disebut “posisi mematung” setelah pertunjukan. Dia berlama-lama, menunggu kesempatan untuk berbicara dengan Penn setelah penggemarnya pergi. Ketika suasana sudah memungkinkan, penonton yang tidak disebutkan namanya ini mendekat. Penn menggambarkan apa yang terjadi selanjutnya:

” penonton itu berkata, “Saya baru saja menonton pertunjukan tadi malam di pameran dan aku melihat pertunjukan dan aku menyukainya.” Dia sangat memuji tentang penggunaan bahasa, dan berkata tentang hal-hal baik. dan dia berkata , “Aku membawa ini untukmu,” dan ia memberiku Injil Gideon edisi saku termasuk Mazmur. Dia berkata “Aku menulis di bagian depan, dan aku ingin kau memiliki ini. Aku agak berda’wah.” Dan dia berkata” Saya seorang pengusaha, aku waras, tidak gila. Dan dia terus menerus menatap tepat di mata sambil berbicara. Read more »

Developing Long-Term Relationships

Developing Long-Term Relationships
By Rick Warren

A person who has friends may be harmed by them, but there is a friend who sticks closer than a brother.
(Proverbs/Amsal 18:24)
Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang saudara.

The Bible gives us six building blocks for developing long-term relationships:

1. We must be considerate.
“People want others to be loyal, so it is better to be poor than to be a liar” (Proverbs 19:22).
Sifat yang diinginkan pada seseorang ialah kesetiaannya; lebih baik orang miskin dari pada seorang pembohong.

2. We must be confidential.
“No one who gossips can be trusted with a secret, but you can put confidence in someone who is trustworthy” (Proverbs 11:13).
Siapa mengumpat, membuka rahasia, tetapi siapa yang setia, menutupi perkara.

3. We must be candid.
“An honest answer is a sign of true friendship” (Proverbs 24:26).
Jawaban yang tepat adalah tanda persahabatan sejati.

4. We must be constructive.
“People learn from one another, just as iron sharpens iron” (Proverbs 27:17).
Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.

5. We must be consistent.
“Friends always show their love. What are relatives for if not to share trouble?” (Proverbs 17:17).
Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.

6. We must be committed.
“Some friendships do not last, but some friends are more loyal than brothers” (Proverbs 18:24).
Ada sahabat yang tidak setia, ada pula yang lebih akrab dari saudara.

GKY Sunter - 16 Agustus 2009

Kebaktian umum 1. 16 agustus 2009
GI.Daniel Agus

1yoh2:16-17,yoh13:34-35. kejatuhan manusia merupakan pemberontakan yg mengarah kepada perbudakan yang lain,buka kemerdekaan.

yoh3:36. dalam Kristus ada kebebasan sejati. apakah aku sudah benar2 merdeka didalam TUHAN?

1yoh2:16,
1. keinginan daging
2. keinginan mata
3. keangkuhan hidup

dunia ini akan lenyap dgn keinginannya.

bandingkan tujuan hidup orang Kristen:
1. fil3:10. paulus ingin mengenal Kristus memiliki arti lebih dari sekadar tahu.
2. kis, melakukan kehendak Tuhan

Mar7:21, yg melakukan kehendak Bapa masuk ke kerajaan Surga
Mat12:50;menjadi saudara Kristus
Ef1:5,menjadi anak2 Allah

great commendement
1. perintah baru-reformed fulfillment
2. sama seperti aku-sikap tjd diri sendiri
3. semua orang tahu-dampak thd orang lain
great commission :
1. pergilah
2. jadikanlah
3. baptislah
4. ajarlah
5. ketahuilah

se-jam tanpa Dosa…

Seorang gadis kecil bertanya kepada ayahnya, “Ayah, bisakah seseorang melewati seumur hidupnya tanpa berbuat dosa?”

Ayahnya menjawab sambil tersenyum : “tak mungkin, nak.”

“Bisakah seseorang hidup setahun tanpa berbuat dosa?” tanyanya lagi.

Ayahnya berkata: “tak mungkin, nak.”

“Bisakah seseorang hidup sebulan tanpa berbuat dosa?”

Lagi-lagi ayahnya berkata : “Tak mungkin, nak.”

“Bisakah seseorang hidup sehari saja tanpa berbuat dosa?” gadis kecil itu bertanya lagi.
Ayahnya mengernyitkan dahi dan berpikir keras untuk menjawab: “mm….. mungkin bisa, nak.”

“Lalu…. bisakah seseorang hidup satu jam tanpa dosa? tanpa berbuat jahat untuk beberapa saat, hanya waktu demi waktu saja, yah? Bisakah?”

Ayahnya tertawa dan berkata : “Nah, kalau itu pasti bisa, nak.”

Gadis kecil itu tersenyum lega dan berkata : “Kalau begitu ayah, aku mau memperhatikan hidupku jam demi jam, waktu demi waktu, momen demi momen, supaya aku bisa belajar tidak berbuat dosa. Kurasa hidup jam demi jam lebih mudah dijalani, ya?”

RH/1 Jam Tanpa Doa
——

dari milist kpgkysunter@yahoogroups.com

The Hole in Our Church

Nice book to read, a forward from my friends. You can get the info about the writer below. Please take a look and read the article. Really give an inspiration and self-answered for the question which part of our Gospel is having the hole? Have a read! and May Gbu.

Prologue

But the angel said to them, “Do not be afraid. I bring you

good news of great joy that will be for all the people.”

—L U K E 2 : 1 0

Rakai, Uganda, August 1998

His name was Richard, the same as mine. I sat inside his meager thatch hut, listening to his story, told through the tears of an orphan whose parents had died of AIDS. At thirteen, Richard was trying to raise his two younger brothers by himself in this small shack with no running water, electricity, or even beds to sleep in. There were no adults in their lives—no one to care for them, feed them, love them, or teach them how to become men. There was no one to hug them either, or to tuck them in at night. Other than his siblings, Richard was alone, as no child should be. I try to picture my own children abandoned in this kind of deprivation, fending for themselves without parents to protect them, and I cannot.

I didn’t want to be there. I wasn’t supposed to be there, so far out of my comfort zone—not in that place where orphaned children live by themselves in their agony. There, poverty, disease, and squalor had eyes and faces that stared back, and I had to see and smell and touch the pain of the poor. That particular district, Rakai, is believed to be ground zero for the Ugandan AIDS pandemic. Read more »

Love never Fails, it doesn’t keep a record of wrongs that other do…. but Lord…

Q : I am hurt Lord, so deeply hurt… I am fail Lord…!

A : Love is kind and patient, never jealous, boastful, proud, or rude. Love isn’t selfish or quick tempered. It doesn’t keep a record of wrongs that others do. Love rejoices in the truth, but not in evil. Love is always supportive, loyal, hopeful, and trusting. Love never fails! Everyone who prophesies will stop, and unknown languages will no longer be spoken. All that we know will be forgotten.
(1Co 13:4-8 CEV)

Q : Why should I forgive Lord ?

A : Put up with each other, and forgive anyone who does you wrong, just as Christ has forgiven you. Love is more important than anything else. It is what ties everything completely together.
(Col 3:13-14 CEV)

Q : How many times I should forgive Lord!

A : Peter came up to the Lord and asked, “How many times should I forgive someone who does something wrong to me? Is seven times enough?” Jesus answered: Not just seven times, but seventy-seven times!
(Mat 18:21-22 CEV) Read more »

…seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia…

Sebuah kiriman email dari seorang rekan… pertama kali membaca saya hampir tidak percaya (well, memang pada dasarnya kurang beriman kali) terhadap pelayanan yang diberikan oleh mbak Dhayu… benar-benar excellent dan mencerminkan sikap yang luar biasa… pantas dia disanjung-sanjung dalam email ini karena dia berjiwa sebagai seorang pelayan yang melayani dengan sepenuh hati…

Jadi teringat sebuah ayat

“Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia ini dalam segala hal, jangan hanya di hadapan mereka saja untuk menyenangkan mereka, melainkan dengan tulus hati karena takut akan Tuhan. Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya. ”
(Col 3:22-24 ITB)

Bayangkan ketika kita melayani TUHAN dengan hati yang sungguh dengan iman yang sungguh… Pasti TUHAN juga tidak segan-segan memuji kita, seperti pujian Kristus kepada seorang kepala prajurit..

….Lalu Yesus pergi bersama-sama dengan mereka. Ketika Ia tidak jauh lagi dari rumah perwira itu, perwira itu menyuruh sahabat-sahabatnya untuk mengatakan kepada-Nya: “Tuan, janganlah bersusah-susah, sebab aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku; sebab itu aku juga menganggap diriku tidak layak untuk datang kepada-Mu. Tetapi katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh. Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya.” Setelah Yesus mendengar perkataan itu, Ia heran akan dia, dan sambil berpaling kepada orang banyak yang mengikuti Dia, Ia berkata: “Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai, sekalipun di antara orang Israel!”
(Luk 7:6-9 ITB)

Hati terenyuh, kala memandang kegagalan-kegagalan dalam pelayanan saat seringkali bekerja bukan seperti untuk TUHAN.

Semoga artikel dibawah ini tentang mbak Dhayu bisa jadi sumber inspirasi kita

———————————

Dear All,

klo kirim email tuh kayak gini, jangan Cuma yang complain aja tapi yang bagus juga di milis in biar semua orang tau masih banyak orang yang tulus J

Semoga hal ini bisa menginspirasi semuanya J

Ini Namanya Pelay ana n Luarrrrrr Biasa!!!!!
Kalo lo mau beli sepatu di toko, dan sepatu yang lo pilih nggak tersedia ukurannya, apa yang biasanya dilakukan penjaga tokonya?
Kalo dia sekedar bilang, “Maaf, ukurannya nggak ada” mungkin lo akan maklum.

Kalo dia bilang “Maaf, ukurannya nggak ada. Berminat dengan model yang ini, barangkali?” lo mungkin akan sedikit terkesan dengan upaya si penjaga toko untuk membantu.

Tapi yang gue dan Ida alami kemarin bener-bener jauh melebihi ekspektasi kami atas pelay ana n toko sepatu m ana pun yang pernah kami kunjungi.
Ceritanya, kemarin gue dan Ida jalan-jalan ke Grand Indonesia, refreshing dikit mumpung kerjaan lagi libur. Niat awalnya sih cuma mau cuci

mata, tapi akhirnya jadi ngiler waktu liat tulisan “discount” tergantung-gantung di toko Planet Sports. Ida lantas inget pernah ngincer
sepatu merk Skechers beberapa waktu yang lalu.

Kamipun mampir. Pilih punya pilih, Ida akhirnya naksir sepasang sepatu tipe casual, dan minta dibawain nomor 37 kepada Mbak Pramuniaga. Si Mbak Pramuniaga yang belakangan kami tau bernama Mbak Dhayu kemudian membawakan - bukan cuma satu - tapi 3 (tiga) kotak sepatu bernomor 37 berlainan model. Maksudnya, biar pembeli bisa lebih leluasa milih sepatu yang dirasa paling cocok.
Di sini Ida udah mulai terkesan dengan semangat proaktif Mbak Dhayu. Read more »

Tentang Atheis

Di abad kesembilanbelas, ateis terkemuka, Charles Bradlaugh, menantang seorang Kristen berdebat dengannya mengenai keabsahan apa yang dinyatakan Ajaran Kristen. Umat Kristen tersebut, Hugh Price Hughes, penarik jiwa yang aktif yang bekerja di antara orang miskin di bilangan kumuh London . Hughes memberitahu Bradlaugh ia akan setuju berdebat dengan satu syarat.

Hughes berkata, “Saya mengusulkan kepada Anda bahwa kita masing-masing membawa bukti konkrit dari keabsahan keyakinan kita dalam bentuk laki-laki dan perempuan yang ditebus dari kehidupan dosa dan aib karena pengaruh ajaran kita. Saya akan membawa 100 orang laki-laki dan perempuan demikian, dan saya menantang Anda melakukan hal yang sama.”

Hughes kemudian berkata bahwa jika Bradlaugh tidak bisa membawa 100, maka ia bisa membawa 50; jika ia tidak bisa membawa 50, maka ia bisa membawa 20. Ia akhirnya mengurangi jumlah itu menjadi satu orang. Bradlaugh hanya perlu menemukan satu orang saja yang kehidupannya diperbaiki ateisme dan Hughes –yang akan membawa 100 orang yang diperbaiki Kristus- akan setuju berdebat dengannya. Bradlaugh mengundurkan diri! ……….

Taman Bacaan Anak - Sebuah Mimpi

Dear friends,

Jumat siang ini, dalam kesendirian.. saya memikirkan beberapa hal… boleh dibilang bahwa saya sedang melamun… atau apalah disebut mimpi siang bolong… yang jelas siang ini saya mensyukuri banyak hal, salah satunya adalah rekan-rekan yang selama ini berada disisi berjuang baik secara langsung atau tidak langsung untuk memuliakan TUHAN melalui apa yang TUHAN berikan kepada kita… secara khusus adalah di Cross Project Ministry…

Namun diantara lamunan saya, saya terpikirkan mimpi-mimpi yang lain… salah satunya yang terpikir adalah tentang Perpustakaan Umum, sebuah taman bacaan anak yang bisa diakses oleh siapa saja. Semuanya berawal dari cerita tentang Nur (bagi teman-teman GKY Sunter pasti sudah kenal denga dia)(hmm… ayo Von, publish tulisanmu)…, dia adalah seorang pembantu rumah tangga yang diajak mengenal TUHAN oleh ibu Ruth. Walaupun hanya pembantu rumah tangga, namun kami tahu bahwa dia memiliki kelebihan-kelebihan yang bahkan kita belum tentu punya. Yaitu Sikap Kritis dia, dari awal dia mengenal Kristus, kesaksian-kesaksian dia di Komisi Pemuda (kayaknya hanya dia yg berani bersaksi di komisi pemuda dengan segitu lantangnya menyuarakan “kekecewaannya” terhadap struktur sosial di RT sunter) dan pertobatannya…. sungguh luar biasa, terakhir kita mendengar dia rindu pelayanan misi dan sekarang sudah menyelesaikan pendidikan misi dan ditempatkan di daerah yogya. Dimana salah satu pelayanannya adalah membuka Taman Bacaan Anak yang menjadi berkat di daerah sana….
Read more »

Next Page »