Article
Dia Datang Membawa Damai, kamu?
by soegianto on Dec.23, 2010, under Article, Christianity, Church, Discipleship, Multimedia, Sharing, Thoughts, Video
Materi ini dipersiapkan untuk perayaan Natal FIB UI 2010, Materi ini berbicara mengenai “Damai Yang Sejati”. Sebagaimana Kristus adalah pembawa Damai demikian pula setiap orang Kristen juga dituntut sebagai pembawa Damai bagi lingkungan sekelilingnya.
Permasalahan adalah bagaimana kita bisa membawa Damai, jikalau damai itu tidak pernah ada dihati kita? Dan hal ini-lah yang menimbulkan pertanyaan besar, bukankah janji Allah melalui malaikat kepada umat manusia pada malam natal adalah Damai Sejahtera di bumi? Dan jikalau janjinya adalah damai, maka dimanakah damai sejati itu?
Kehilangan Damai sejati mengakibatkan banyak dari umat Kristen mulai meninggalkan ibadahnya, kemudian menjadi jemaat NAPAS (datang hanya pada saat Natal dan Paskah). Hal ini merupakan cerminan dari kerinduan mereka, karena kehilangan damai di hati selama bertahun-tahun, untuk mencari “damai” itu di malam natal! Tetapi seringkali kita gagal, seakan-akan kita salah mengerti akan apa itu damai yang sejati.
Materi ini sekali lagi ingin mengupas kebenaran tentang natal, dan bahaya si iblis dalam memanipulasi kebenaran untuk menghasilkan kedamaian yang palsu. Kedamaian sejati hanyalah melalui Kristus, tetapi tidak berhenti hanya pada keselamatan itu saja, melalui ketaatan dalam keselamatan lah maka kedamaian sejati itu akan bertumbuh didalam hati kita. Selamat melihat presentasi ini. Tuhan memberkati
Help us! Please…
by soegianto on Nov.26, 2010, under New Post
Dibalik arti sebuah nama BagiKasih.com
by soegianto on Nov.18, 2010, under Article, Life, New Post, News, Sharing, Thoughts

Shakespeare - Apalah arti sebuah nama
“What’s in a name? That which we call a rose by any other word would smell as sweet.”
-Shakespeare’s Romeo and Juliet (II, ii, 1-2)
Apalah arti sebuah nama, itu kata beberapa orang, dimana salah satu pengungkap pertama kata-kata tersebut adalah penulis kalimat diatas. Meskipun demikian kita mengenal sesuatu sebagai sesuatu karena sesuatu bukan? bingung?mari kita ambil sebuah contoh meskipun kita tahu kalimat diatas berbicara ketidakpentingan nama, tapi kita tahu nama sang penulis kalimat tersebut adalah nama Shakespeare dan bukan unknown atau NA bukan? dan karena nama penulis kata-kata diatas maka kita dengan mudah mengasosiasikan nama Shakespeare sebagai penulis dari Romeo dan Juliet?
Jadi penamaan dan nilai yang terkandung di balik sebuah nama itu menjadi penting. Natal Project terasa begitu usang saat tahu, bahwa nama ini juga digunakan oleh Microsoft untuk proyek Kinnect XBOX. Oleh karena itulah dirasakan penting untuk mencari nama pengganti bagi natal project. Saya mencari-cari apa sih kalimat yang tepat untuk memberi nama kepada Proyek ini. Beberapa kriteria saya taruh didalam penamaan Proyek ini :
- Namanya dalam bahasa Indonesia
- Harus bernafaskan Inti dari Natal Project – mengenai berbagi
- Harus bisa bergerak lintas agama dan denominasi
Pertemuan dengan Tim Bagi Kasih
by soegianto on Nov.18, 2010, under Article, News
Setelah melalui berbagai tahapan sharing, maka terbentuklah beberapa orang yang bersedia untuk bergabung dalam proyek “sukarela” Bagi Kasih. Pada hari raya Idul Adha kemarin, kami bertemu di Grand Indonesia, Food Lover lantai 3, dengan mengakuisi sebagian dari meja makan disana *sempat dipelototin ma manager Food Lover*
Dalam pertemuan ini turut hadir juga bapak Onza Simangunsong dari Jaringanpantianak.net. Bapak Onza Simangunsong dengan gamblang menceritakan kerinduan hati dan buah karya pemikiran dia selama dia aktif di Jaringan Panti Anak (JPA).
Beberapa fakta yang diajukan oleh beliau mendorong kami untuk lebih serius lagi mengerjakan platform BagiKasih.com untuk merubah gaya hidup orang banyak untuk lebih dekat lagi dengan kegiatan “charity”. Salah satu fakta yang “menampar” adalah pembiayaan seorang anak di Panti Asuhan per bulan adalah sebesar 150 Ribu/hari atau kalo di kurs dengan mata uang “starbuck”, biaya tersebut senilai kurang lebih 3x Kopi di Starbuck. WoW! Padahal kalau kita mau melihat-nya dengan kacamata sorgawi, uang sebesar itu lebih pantas disebut sebagai “investasi” dibandingkan dengan “biaya”. Karena harga akuisisi tersebut bernilai kekal.
Selain itu beliau juga memaparkan kondisi bencana alam yang menerpa di Mentawai, yang mengakibatkan banyak anak yang menjadi “yatim piatu”, sementara kondisi panti asuhan di Jakarta sudah mulai full, dan panti asuhan yang masih tersedia mengalami kesulitan pembiayaan.
Jaringan Panti Anak sendiri memiliki kriteria ketat terhadap setiap Panti Asuhan yang akan bergabung dengan mereka, diantaranya adalah mau tergabung dalam program-program kreatif yang JPA sediaan, mau mendorong akuntabilitas pelaporan keuangan dari masing-masing panti tersebut. (continue reading…)
Masih ingatkah anda dengan saya?
by soegianto on Nov.13, 2010, under Article, New Post, Photo, Thoughts
Masih ingatkah kunjungan anda terakhir kali ke panti asuhan ke panti asuhan?
dengan segala kesibukan dan keriangannya?
Bersyukurlah selalu
by soegianto on Nov.13, 2010, under Family, Life, New Post, Sharing, Thoughts
“Dimanapun jangan pernah lupa berdoa pada waktu engkau makan, mandi, menyetir apapun juga bersyukurlah. Tuhan mendengar”~papa,versi lain 1kor10:31
Pagi itu, tanggal 7 November 2010, papa mengingatkan aku akan versi lain dari :
“Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah. “ 1 Kor 10:31 ITB
Sebuah pesan yang lahir dari pengalaman pribadi ayah. Sejak muda, kami seringkali diceramahi (kalau tidak dimarahi) oleh papa karena kebandelan kami. Tetapi dalam ceramah-nya, papa seringkali menyelipkan cerita-cerita Alkitab, diantaranya saya masih ingat waktu kami begitu nakal, dan seharusnya dihukum karena kebandelan kami. Pada akhirnya kami harus mengakui di persidangan yang diselenggarakan oleh papa akan pelanggaran yang kami buat, tetapi papa membuat sesuatu kejutan yang melegakan, hari itu jumat Agung memperingati Kematian Yesus Kristus di salib, dan papa memakai alasan itu sebagai pengampunan akan “kejahatan” kami. “Karena hari ini kita memperingati Kristus yang sudah mati di kayu salib untuk mengampuni dosa-dosa kita, demikian pula hari ini papa mengampuni kalian yang berbuat salah”, ujar papa. Kata-kata yang begitu melekat mengenai pengampunan yang lahir dari tindakan nyata. Tidak sadar kata-kata itu meninggalkan bekas yang mendalam di hati seorang anak untuk belajar mengenai pengampunan. (continue reading…)
Tentang Kami, sebuah refleksi dalam kata
by soegianto on Nov.06, 2010, under New Post, Poems, Romance
Ini adalah puisi yang dituliskan oleh kekasih, kepada kekasih dan untuk yang terkasih. Puisi cinta yang menceritakan 2 pribadi yang berbeda dalam keragaman, dibutuhkan keberanian untuk berjalan dalam perbedaan dan kebesaran hati untuk menerima perbedaan
Sebuah puisi yang lahir dari pemikiran yang mendalam, yang ingin dibagikan sebagai pembelajaran untuk setiap pribadi mengenai RELASI… Sebut saja judulnya
Tentang kami
“Kami adalah 2 dunia yg berbeda..”
Berjalan kaki & berkendara,
tinggi & tidak tinggi,
putih & kurang putih,
teratur dan kurang teratur
Seandainya 2 dunia itu bersatu ..
Kami bisa saling melemahkan, atau menguatkan.
Memutihkan atau menggelapkan.
Mempertinggi atau mengurangi ..
Apa yang kami pilih?? Kami pilih yang terbaik.
Kami pilih proses, jalannya pasti tidak mulus ..
Kami pilih saling menyehatkan jiwa.
Naif ..
Dan berpengalaman,
cuma cara pandang ..
Sisanya tergantung tindakan.
Yg naif bisa berpengalaman,
yg berpengalaman bisa jadi : bodoh ..
Intinya .. Percaya.
Percaya bahwa kami berbeda.
Percaya bahwa kami saling cinta dan tidak akan saling mengkhianati.
Percaya proses ..
Menghargai perbedaan & setiap mimpi.
Tidak menggembargemborkan kelemahan ..
Berkompromi .. Menetapkan langkah .. Hati .. Pikiran ..
Untuk kami ..
Ditulis oleh : Lucy Tju
Peace In Our Time
by soegianto on Nov.05, 2010, under Church, Music, New Post, Sharing, Thoughts
A hymn written in 1970 by Betty Jo Corum.
It’s a hymn, yet a prayer, a poems, a solitude of heart that pray for nations.
Let’s pray also for Indonesia, here is the Lyric
“Peace in our time, O Lord; for this we pray: May every nation
know peace as the way; May no more sons be killed in battle’s
fray, May each one know the truth of peace your way.
Peace in our heart, O Lord; for this I pray: May I know calm-
ness now in every way; Help me to trust in you each urgent day,
that I may be assured of peace your peace in my way.”
“Praise Him with the sound of the TRUMPET.”
Berpola Pikir Rohani|John Owen
by soegianto on Oct.16, 2010, under Article, Books, Christianity, Life, Sharing, Thoughts
Buku ini merupakan ringkasan dari buku serupa yang ditulis oleh John Owen. Pertama kali saya membacanya pada saat saya duduk di bangku akhir kuliah (2002), saya sangat merasa terberkati dan merasakan bahwa tulisan-tulisannya sangat aktual bagi kehidupan kerohanian saya yang mulai terasa kaku dan dingin. Namun alangkah kagetnya saya bahwa ternyata tulisan-tulisan oleh John Owen telah berumur +/- 100 tahun tanpa kehilangan kontekstualitasnya.
Sebuah buku yang sangat baik yang menggambarkan bagaimana seorang Kristen harus bertindak dalam mengalahkan keinginan daging. Seringkali yang muncul dalam pemikiran kita adalah keinginan-keingan daging, berulang kali Alkitab menyebutkan apakah itu keinginan daging (Gal 5:19-21), sebaliknya buah dari Roh adalah kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Dan satu-satunya cara mengalahkan keinginan daging dan hidup dalam ROH (tentunya di dalam anugrah keselamatan Kristus) adalah dengan menghidupi hidup yang memiliki pola pikir rohani.
Gal 5:16 “Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.”
Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu–seperti yang telah kubuat dahulu–bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
Gal 5:19-23 ITB
John Owen menulis :
“Selain menjanjikan pengampunan dosa bagi orang percaya, Injil juga menjanjikan damai sejahtera, sukacita, kekuatan rohani, jaminan, dan pengharapan. Akan tetapi, banyak orang Kristen yang dalam kehidupan rohaninya hanya memperoleh pengampunan dosa semata. Mereka adalah orang-orang bodoh yang merasa puas hanya dengan yang sedikit, sementara ada begitu banyak hal yang dapat diperoleh.”
Selamat Membaca! dan menikmati pertumbuhan!
Why Life Management?
by soegianto on Oct.12, 2010, under Article, Christianity, Sharing
This material is prepared for PMKA UI , I was invited to share about Life Management. Talking about life management, it reminds me on one broadcast show in television about financial planning. The show told us a story of a young man who involved in credit card debt which lead him to destruction because of his night lifestyle and consumerism and how he found a way out of the crisis which lead him to recovery in his family and in his financial. I am wondering if that guy has just met God? for sure it didn’t since this is not a religion program, it’s a financial planning program who show how they can save other life or family through financial planning.
The bible also said, “… if you are untrustworthy about worldly wealth, who will trust you with the true riches of heaven?”. In my preparation, At least I find there are 4 reasons, why Life Management is important! bear with me, I want to share the reasons why. Life Management is important…. (continue reading…)






