Article
Mari menari bersama mimpi saya
by soegianto on Aug.15, 2010, under Article, Life, New Post, Project, Thoughts
Tulis, Evaluasi, Kejar
Tidak terasa sudah hampir 3 tahun semenjak pada tanggal 27 Desember 2007 saya menulis mengenai impian saya.
Awal mula dari blog ini lahir ketika saya membagi pergumulan saya dan mimpi-mimpi saya dengan kakak tercinta, Respons beliau sangatlah luar biasa. Berikut adalah respons beliau :
- Yang pertama dia membagikan perjuangan dia dalam merintis sebuah website kimia untuk mengisi kekosongan materi pembelajaran kimia berbahasa Indonesia di Indonesia,
- Yang kedua dia menginvestasikan dana dalam blog soegianto.net,
- Yang ketiga dia menantang saya untuk menuliskan ide-ide saya dan membagikan kepada pembaca yang memiliki kesamaan visi
Ketika saya membaca sebuah artikel saya merasakan kebenaran di dalam kalimat berikut :
“ Tuliskan visi Anda. Jika anda pernah memikirkan visi Anda namun tidak pernah menuliskannya, luangkanlah waktu untuk menuliskannya hari ini. Menulis akan memperjelas pemikiran Anda. Begitu Anda menulisnya, evaluasilah apakah visi tersebut layak. Lalu kejarlah dengan seluruh kemampuan Anda”
Tulis
Dan inilah awal saya menuliskan mimpi saya didalam blog saya. Saya kutip disini yah :
“Penulis juga memiliki segudang ide dikepalanya yang ingin diwujudkannya, diantaranya adalah membangun sebuah industri rumah tangga skala kecil dimana melibatkan ibu rumah tangga sebagai pelakunya dengan menggunakan 1 atau 2 jam dalam kesehariannya untuk menghasilkan produk yang akan digunakannya untuk membelikan susu kepada anak-anaknya, membangun sebuah dana beasiswa yang tidak ditujukan kepada orang-orang yang memiliki kemampuan secara daya otak melainkan cukup kepada orang-orang yang memiliki kemauan untuk belajar (well, kalo kemampuan daya otak menjadi ukuran saja maka tidak akan ada Thomas Alfa Edison yang ditendang dari sekolahan karena dianggap bodoh). Dan juga beberapa ide lainnya yang menyoroti kepada kehidupan masyarakat kecil.”
kalau mau dijadikan 3 bagian besar maka ide-ide yang menari-menari di pikiran sang penulis itu mencakup :
- peran sosial
- peran pendidikan
- peran ekonomi (continue reading…)
Sometimes we don’t understand…
by soegianto on Jun.16, 2010, under Article, Christianity, Church, Life
Looking at the picture, it is enough to explain… have a look… (Well I still don’t understand honestly!)

a small leap with great responsibility
by soegianto on Jun.15, 2010, under Life, News, Project, Sharing
At last, I can create my first posting using my blackberry.
Now I consider this tools more valuable. I hope this will bridge me so that I can actively post my thought and idea.
Especially related to work and life.
Talking about work and life, a lot of small leaps needs to be taken, but the hardest part is how to take the leaps with great responsibility!
This the challenge! No longer a problem! Let’s faced it!
Posted with WordPress for BlackBerry.
Melangkahlah maka engkau akan tahu betapa tajamnya duri dihadapanmu
by soegianto on Jun.09, 2010, under New Post
Judul tulisan ini sebenarnya merupakan insight, insight sendiri dapat diartikan sebagai :
penetration:
- clear or deep perception of a situation
- a feeling of understanding
- grasping the inner nature of things intuitively.
alias dalam bahasa saya, cukuplah menjelaskan mengenai arti dari kalimat tersebut. Dan kalimat tersebut mencerahkan, setidaknya bagi si penulis.
Seringkali kita bingung dalam hal menentukan langkah hidup kita, saya sering menemukan banyak kita berada di zona aman yang tidak nyaman, atau sebaliknya berada di zona nyaman yang tidak aman.
Point dari tulisan ini bukanlah melangkah melarikan diri dari zona diatas, tapi lebih lagi untuk memikirkan visi hidup dan menjalaninya.
Mulailah dengan melangkah, setelah itu kau akan tahu betapa tajam duri dihadapanmu, atau sebaliknya betapa empuknya jalan dihadapanmu. Entah kenapa saya lebih percaya kepada yang pertama… bahwa didepan zona nyaman dan aman kita terdapat duri yang akan melatih kita untuk lebih peka dalam menguji visi hidup lagi.
lagipula, hidup bukan hanya semata-mata materi, tapi lebih ke arah Value, dan Value tidak selalu berupa Materi, ada Non-Monetary Value yang nilai dan kepuasannya hanya dimengerti oleh kita yang melangkah.
Jangan biarkan dunia mendikte-mu, mari kita mulai berpikir bagaimana beradaptasi dengan duri didepan, menguji visi dan melihat kepada yang ilahi
Bengawan Solo
by soegianto on May.21, 2010, under News, Sharing, Video
Lagu yang indah dari Almarhum Gesang… RIP May 20th 2010 at 6.10 PM ( Indonesian Local Time ).
Mengukur Batas Toleransi di Indonesia
by soegianto on May.12, 2010, under Christianity, Church, News, Thoughts, Video
Berita ini diambil dari Al Jazeera :
Serangan kekerasan terhadap orang Kristen di Indonesia telah memaksa ditutupnya 20 gereja dalam beberapa bulan terakhir, pengujian keseimbangan keagamaan yang rapuh di negara yang mayoritas Islam.
Pemerintah menyangkal insiden adalah tanda intoleransi keagamaan yang sedang tumbuh, namun menyalahkan kondisi geopolitik dan pemilihan daerah.
Al Jazeera’s Step Vaessen melaporkan dari Jawa Barat.
Greatest love?
by soegianto on Nov.03, 2009, under Article, Christianity, Church, Doctrine, Life, Photo, Sharing, Thoughts


Greatest Love… it might be, but the greatest love of all is when God given his one and only son, to save me… , it’s hard to understand by non Christian, but the story might given you an inspiration and more understanding about why Christmas is important for us, not because of that consumerism culture from the west but because He love me, so He come to die, come to save the unworthy, sinful, lost person like me… it is the greatest love of all….
this what Jesus,some known him as Isa Al Masih, said “This is my commandment: that you love one another as I have loved you. No one shows greater love than when he lays down his life for his friends. You are my friends if you do what I command you.
(Joh 15:12-14 ISV)
The Father loves the Son and has put everything in his hands. The one who believes in the Son has eternal life, but the one who disobeys the Son will not see life.
(Joh 3:36)
For God so loved the world that He gave His only-begotten Son, that whoever believes in Him should not perish but have everlasting life.
(Joh 3:16 MKJV)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
You love me, when I was so unlovely,
You sought me, when I was lost,
You show me, how much You really love me,…
When you bought me with a highest cost,
Chorus:
There’s no greater love than this,
There’s no greater love than this,
That a man would give His life for a friend
There’s no highest sacrifice
That a man would give His life …
You have paid a precious price for me
You love me, when I was so unworthy,
You cleansed me with Your own blood,
You clothed me with righteousness and mercy,
And you crowned me with Your steadfast love
About Faith …
by soegianto on Oct.13, 2009, under New Post
Several years ago I heard a story that I hope will reassure them that was often ridiculed by the phrase, “If your faith is strong you will not be …”
At that time I was listening to a woman called a priest in a radio broadcast. The priest was a wise man. Her voice was soft as if he could eliminate all fear.
The woman – who clearly heard was crying – saying,
“Pastor, I was born blind, and I was blind all my life. I do not mind being blind but there are a few of my friends say that if only my strong faith then I will be cured. ”
The priest asked him, “Do you always carry your guide stick wherever you go?”
“Yes,” replied the woman.
Then the priest began to advise, “If they mocked again with words like that, beat them using the wand then say,
If you have a strong faith, you certainly will not feel pain! ”
source: milist i-kan-pesta
Ketika Atheis berbicara tentang berdakwah
by soegianto on Sep.28, 2009, under Article, Christianity, Life, Thoughts, Video
Sebuah artikel tentang seorang pelawak dan pesulap Penn Jillette, dia adalah seseorang yang dikenal orang sebagai “Magic Bullet.” Sebelumnya saya tidak mengenal dia, sampai hari ini saya baca artikel tentang beliau pada sebuah media sosial.
Beliau selama lebih dari satu dekade, dia bekerja sebagai magician enam hari dalam seminggu di Las Vegas dengan sesama pesulap Teller. Kedua anggota Penn & Teller duo adalah pemain berbakat yang juga terjadi untuk menjadi pendukung ateisme-kepercayaan bahwa tidak ada Allah.
Penn akan menjadi orang pertama yang mengakui bahwa dia bisa kasar, vulgar, dan berpendirian keras tentang ketidakkepercayaan kepada Tuhan. Tidak mengherankan, Penn telah melakukan sejumlah serangan terhadap Kekristenan. salah satunya yang dipost di
YouTube, “The Bible is Bulls—t” (silakan tebak-menebak kata-kata yang dihilangkan), telah mengumpulkan lebih dari 1,4 juta kali dilihat sejak rilis beberapa tahun lalu. Dan, ketika memberikan tanda tangan, Penn biasanya menambahkan komentar “tidak ada Allah” berdekatan dengan tanda tangannya.
Wowww….
seorang Atheis sejati, namun yang mengejutkan adalah sebuah Posting dia pada bulan Desember 2008.
Dalam klip YouTube yang berjudul “A Gift of Alkitab,” Penn telah bertemu dengan seorang “pria besar” yang menunggu di pinggir dalam apa yang disebut “posisi mematung” setelah pertunjukan. Dia berlama-lama, menunggu kesempatan untuk berbicara dengan Penn setelah penggemarnya pergi. Ketika suasana sudah memungkinkan, penonton yang tidak disebutkan namanya ini mendekat. Penn menggambarkan apa yang terjadi selanjutnya:
” penonton itu berkata, “Saya baru saja menonton pertunjukan tadi malam di pameran dan aku melihat pertunjukan dan aku menyukainya.” Dia sangat memuji tentang penggunaan bahasa, dan berkata tentang hal-hal baik. dan dia berkata , “Aku membawa ini untukmu,” dan ia memberiku Injil Gideon edisi saku termasuk Mazmur. Dia berkata “Aku menulis di bagian depan, dan aku ingin kau memiliki ini. Aku agak berda’wah.” Dan dia berkata” Saya seorang pengusaha, aku waras, tidak gila. Dan dia terus menerus menatap tepat di mata sambil berbicara. (continue reading…)
Developing Long-Term Relationships
by soegianto on Aug.19, 2009, under Article, Life, Sharing
Developing Long-Term Relationships
By Rick Warren
A person who has friends may be harmed by them, but there is a friend who sticks closer than a brother.
(Proverbs/Amsal 18:24)
Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang saudara.
The Bible gives us six building blocks for developing long-term relationships:
1. We must be considerate.
“People want others to be loyal, so it is better to be poor than to be a liar” (Proverbs 19:22).
Sifat yang diinginkan pada seseorang ialah kesetiaannya; lebih baik orang miskin dari pada seorang pembohong.
2. We must be confidential.
“No one who gossips can be trusted with a secret, but you can put confidence in someone who is trustworthy” (Proverbs 11:13).
Siapa mengumpat, membuka rahasia, tetapi siapa yang setia, menutupi perkara.
3. We must be candid.
“An honest answer is a sign of true friendship” (Proverbs 24:26).
Jawaban yang tepat adalah tanda persahabatan sejati.
4. We must be constructive.
“People learn from one another, just as iron sharpens iron” (Proverbs 27:17).
Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.
5. We must be consistent.
“Friends always show their love. What are relatives for if not to share trouble?” (Proverbs 17:17).
Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.
6. We must be committed.
“Some friendships do not last, but some friends are more loyal than brothers” (Proverbs 18:24).
Ada sahabat yang tidak setia, ada pula yang lebih akrab dari saudara.
