My Name is Soegianto

Article

Pempek koq warnanya Orange!?! Penasaran?

by on Mar.14, 2012, under Article, Family, food, Life

Siapa yang sudah pernah mencoba Pempek khas bangka yang terbuat dari Udang, yah udang dan bukan ikan! Tentunya dengan bahan dasar yang berbeda (baca bukan ikan) akan menghasilkan corak pempek yang berbeda, pempek dari udang segar akan menghasilkan warna Orange yang menggoda. Cara makannya pun berbeda dimana pempek ini cukup dikukus dan dimakan dengan bumbu tauco asam pedas manis. Nah bagi yang ngiler dan tertarik silakan cobain pempek Emak buatan dari emak saya.

 

Penganan Pempek Udang ini merupakan salah satu makanan khas dari pulau Bangka dimana emak saya dilahirkan. Pempek Udang diolah dari udang segar dan menggunakan sagu yang terbaik, direbus sampai matang dan disajikan dengan bumbu tauco yang diolah menghasilkan rasa asam pedas dan manis yang berbeda dari bumbu yang ada di pasaran.

Emak saya sudah sering membagikan pempek udang buatannya baik kepada kerabat maupun kepada rekan kerja saya. Namun Emak ternyata masih belum percaya diri bahwa produknya disukai oleh lebih banyak orang, meskipun sudah banyak testimonial dari beberapa rekan-rekan yang sudah mencoba. Setelah sekian lama memaksa akhirnya emak akhirnya menyetujui akan membuat pempek udang tersebut jikalau saya mampu mengumpulkan 100 paket pesanan terjual. Dan untuk menjawab tantangan tersebut saya membuat beberapa kampanye sosial dukung #emakjadipengusaha pempek. (continue reading…)

Leave a Comment more...

[Promo] What Is God Really Like – Terjemahan (Craig Groeschel)

by on Oct.11, 2011, under Article, Books

Perenungan Yang Ditulis Oleh Para Hamba Tuhan Yang Terbaik Dan Paling Inspirasional

Buku ini merupakan kumpulan perenungan tentang sifat-sifat Tuhan yang sebenarnya dari 17 hamba Tuhan yang ambil bagian dalam gerakan SATU DOA (ONE PRAYER), sebuah kampanye interdenominasi yang mempersatukan berbagai gereja di seluruh dunia selama sebulan. Ketujuh belas gembala gereja tersebut adalah Mark Batterson, Rick Bezet, John Burke, Francis Chan, Wayne Cordeiro, Jentezen Franklin, Steven Furtick, Craig Groeschel, Chris Hodges, Clark Mitchell, Perry Noble, Dino Rizzo, Gary Shiohama, Toby Slough, Andy Stanley, Greg Suratt dan Stovall Weems.

Pada Tahun 2009, gerakan SATU DOA berhasil mengerahkan lebih dari 2.000 gereja dan lebih dari satu juta anggota jemaat. Banyak di antaranya adalah gereja injili terkemuka yang digembalakan oleh pendeta-pendeta yang juga merupakan penulis buku dan tokoh pembicara yang diakui. Buku ini menyajikan 17 perenungan yang ditulis oleh para hamba Tuhan yang berpartisipasi dalam gerakan ini yang bisa dikatakan terbaik dan paling inspirasional.

Entah Anda sudah lama mengenal tuhan atau orang Kristen yang baru, buku Seperti Apakah Tihan Itu Sebenarnya? akan menolong Anda lebih mengenal Tuhan yang telah berperan dalam sejarah umat manusia dan memungkinkan Anda mengalami keintiman dan pengenalan yang lebih dalam lagi dengan Juru Selamat Anda.

Ayo ikutan untuk melihat kedalaman buku ini, silakan follow akun twitter kami @LilinKecilCom

Craig Groeschel adalah pendiri dan gembala senior gereja Lifechurch.tv ,sebuah gereja yang bisa dikatakan Sangat maju dan memacu gerakan dinamis gereja. Gereja ini menyelenggarakan lebih dari 80 kegiatan ibadah di 14 lokasi yang berbeda, ditambah pula dengan sebuah ibadah yang dilakukan secara online. Craig juga mengarang buku yang berjudul The Christian Atheist (Orang Kristen yang Tidak Percaya akan Adanya Tuhan). Beliau tinggal bersama Amy, istrinya, dan enam anaknya di kota Edmond, Oklahoma di Amerika serikat, di mana mereka merintis gereja Lifechurch. tv pada tahun 1996.

Leave a Comment more...

Sedapur September Ceria ^_^

by on Sep.13, 2011, under Article, News

“September ceria, September ceria, September ceria milik kita bersama!”
~ Vina Panduwinata

Masih ingat dengan lirik diatas? Lirik diatas merupakan sebagian dari lagu “September Ceria” dari Vina Panduwinata.

Terinspirasi dari lirik tersebut Sedapur juga ingin berbagi keceriaan di bulan September dengan meluncurkan program Sedapur September Ceria! Yuks, kita lihat lebih detailnya keceriaan yang dibagikan oleh Sedapur (continue reading…)

2 Comments :, , , , , , more...

Mau Jualan Kue dan dapat Penghasilan Tambahan? Join yuks

by on Jul.26, 2011, under New Post

Dear rekan-rekan
Saya mau share tentang program baru Sedapur. Sebelumnya kenalan dulu sama Sedapur bisa dilihat di Kompas ataupun di detik ataupun langsung disini. Dari ide sudah menggondol peringkat 6 kategori Prototype SWAStartup  dan baru-baru ini menang lho di ajang Nokia Entrepreneur Fellowship IYCE bisa dilihat di dailysocial.
Nah, Dalam rangka menyambut Puasa dan Lebaran, Sedapur baru saja launching program baru, yakni Program Reseller, sebelumnya saya ingin menjelaskan tentang gimana menggunakan business model Sedapur yang baru ini
Jadi Voucher ini mengandung diskon 5% untuk belanja di Sedapur. Tidak termasuk Ongkos Kirim.
Ongkos Kirim harus bayar? Nggak perlu, bulan puasa ini FREE ONGKOS KIRIM.  Horee… (Yup, gratis program reseller dengan gratis ongkir dimulai dari tanggal 8 Agustus – 21 Agustus) (continue reading…)
Leave a Comment more...


Akhirnya Sedapur juara !

by on Jul.18, 2011, under Article, News

Sedikit cuplikan tentang Sedapur dari situs DailySocial.net,

 

Situs e-commerce khusus tentang jual beli makanan untuk usaha kecil,Sedapur.com, yang didirikan oleh Soegianto ternyata berhasil memenangkan Nokia Fellowship yang merupakan salah satu penghargaan dalam International Young Creative Enterpreneur 2011 di awal Juli lalu.

Soegianto berhak mendapatkan dana pengembangan IDR 200 juta. Nilai tersebut mendekati jumlah kebutuhan Sedapur yang dicantumkan di proposal bisnis untuk ajang ini yaitu IDR 232,2 juta. Soegianto sehari-harinya berprofesi sebagai konsultan Teknologi Informasi.

Soegianto berhasil menyisihkan enam finalis lainnya setelah melalui seleksi ketat yang diseleksi dari 227 aplikasi yang mendaftarkan diri. Yang menarik, dari tujuh finalis Nokia Fellowship ini, Sedapur adalah yang sudah berjalan dan merupakan satu-satunya startup teknologi. Ini bukti bahwa startup teknologi tidak lagi dipandang enteng, baik dari sisi solusi yang ditawarkan maupun eksekusinya. Tujuh finalis yang terpilih juga berkesempatan memdapatkan pelatihan bisnis tentang Business Plan Basic, Sales & Marketing, Taxes & Finance, Leadership, Operational Management dan Presentation Techniques.

Semoga dengan diperolehnya Nokia Fellowship ini, Sedapur dapat memperluas area pelayanannya ke daerah-daerah lain di Indonesia dan membantu berbagai pengusaha UKM untuk memanfaatkan potensi penjualan secara online.

Amin, semoga Sedapur menjadi berkat buat INDONESIA, banyak banget hal yang baik yang didapat selama training ini. Salah satunya adalah pembelajaran pembuatan Business Model Canvas dan kesempatan untuk bertemu dengan Juri yang hebat. Salut untuk rekan-rekan panitia IYCE 2011 dan Nokia Entrepreneur Fellowship 2011 yang sudah berjuang dengan sepenuh hati. Salut juga untuk kesehatian yang dibangun diantara peserta, sangat berkesan.

 

2 Comments :, , , , , more...

Ucapan Terima Kasih untuk sahabat

by on May.27, 2011, under Article

Terima kasih untuk teman-teman yang sudah datang di hari pernikahan kami, masih ingat kami bagikan Voucher Sedapur?

itu benaran berlaku lho, anda dapat menggunakannya untuk mendapatkan diskon 20% berbelanja di Sedapur (berlaku untuk produk tertentu seperti Philo Pastry, de Home Cookies, Hsiang Pao, Lite Fit, Dapur Pelangi, Lime Cookies, Pempek Garden, Pudding Delicious ), untuk mengetahui cara penggunaan silakan ikuti petunjuk dibawah ini :) :

(continue reading…)

2 Comments more...

Sedapur in action

by on Mar.07, 2011, under Article, News, Photo

Sedapur – Rumah bagi komunitas pencinta kuliner, dirancang khusus untuk membawakan kenyamanan berbelanja rasa dalam dunia maya baru saja masuk dalam 10 besar kategori Prototipe untuk SWAstartup. Senang banget waktu pertama kali di telp sama @reintweets, dan dengan terburu-buru mencari dengan segera Majalah SWA edisi Digitalpreneur. Sebenarnya sedikit penasaran, karena dari diumumkannya SWAstartup sampai sekarang belum pernah sekalipun dihubungi oleh tim dari majalah SWA. Mungkin kita kudu nanya sama panitianya yah *membulatkanhatiuntukbertanya*

Boleh dibilang pengumuman ini seperti hadiah ulang tahun buat pribadi, dan hadiah buat tim @sedapur yang sedang berjibaku siang-malam-sabtu-minggu untuk mendempul webstore Sedapur hingga dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan berbelanja. Sekadar info sekarang Sedapur saat ini sedang dalam fase Alpha, artinya website Sedapur sudah dapat diakses oleh kalangan terbatas saja.

Please pray for us, semoga @sedapur dapat dengan mulus maju menuju fase BETA pada awal April 2011!

Leave a Comment :, , , , , more...

I was keeping HIM outside!

by on Feb.09, 2011, under Article, Christianity, Discipleship

John Stott, the writer of Basic Christianity” and is an English Christian leader and Anglican clergyman who is noted as a leader of the worldwide evangelical movemen, retell his conversion while at Rugby School in 1938 after heard Rev. Eric Nash on a sermon entitled to “What Then Shall I Do with Jesus, Who Is Called the Christ?  ”  :

“Here, then, is the crucial question which we have been leading up to. Have we ever opened our door to Christ? Have we ever invited him in? This was exactly the question which I needed to have put to me. For, intellectually speaking, I had believed in Jesus all my life, on the other side of the door. I had regularly struggled to say my prayers through the key-hole. I had even pushed pennies under the door in a vain attempt to pacify him. I had been baptized, yes and confirmed as well. I went to church, read my Bible, had high ideals, and tried to be good and do good. But all the time, often without realising it, I was holding Christ at arm’s length, and keeping him outside. I knew that to open the door might have momentous consequences. I am profoundly grateful to him for enabling me to open the door. Looking back now over more than fifty years, I realise that that simple step has changed the entire direction, course and quality of my life.”

source : http://en.wikipedia.org/wiki/John_Stott

Revelation 3:20“Behold, I stand at the door, and knock: if any man hear my voice, and open the door, I will come in to him, and will sup with him, and he with me

So let’s us take time to meditate on this question where do we put Christ in our life? Have we let Him step in and change our life direction entirely?

more about John Stott you can read here http://www.johnstottmemorial.org/

 

Leave a Comment : more...

Tukang Sayur si philanthropist sejati

by on Dec.25, 2010, under Article, Life, News, Photo, Thoughts

image

Hari ini terbangun dengan “omelan” mama,” Soegi, kamu tuh kalo ngak mau baca, yah jangan langganan terus”. Sedikit bingung karena baru bangun dengan kondisi mata sepat,” mama buku apa yah? Setau aku langganan gratis de” jawabku merujuk kepada buku our daily bread dari RBC ministry. “Lho, itu lho majalah yang kamu pesen” ujar dia gemes dengan pembicaraan yang ngak nyambung. Rupanya mamaku berbicara tentang majalah bulanan reader’s digest indonesia. Segera ku ambil majalah itu, dan seperti biasa diakhir tahun majalah ini menampilkan profil asian of the year dengan judul Tukang Sayur nan dermawan dan sub judul : menjadi dermawan tak perlu harus kaya.

Saya rasa ini adalah artikel yang baik untuk dibaca,  artikel ini bercerita tentang Chen Shu Chu, seorang tukang sayur dan seorang budhis yang taat, yang dalam kesederhanaannya telah menyumbang sejumlah lebih dari 300.000 dolar AS atau kurang lebih 2.7 milyar rupiah.

Hati dermawannya terbentuk karena beliau mengalami masa yang pahit pada masa kecilnya.  Dalam kemiskinan dia harus kehilangan ibunya yang meninggal saat sedang mengalami kesulitan melahirkan namun ditolak oleh RS karena tidak memiliki uang yang cukup meskipun ayahnya sudah meminta uang dari tetangganya. Chen kecilpun meninggalkan pendidikannya untuk membantu ayahnya berjualan di pasar. Ketika dia berumur 18 tahun, dia harus menyaksikan  kehilangan adiknya karena  sakit yang  berkepanjangan, meskipun sudah ada pertolongan dana dari gurunya. Kebaikan dari sekeliling dan masa kecil yang pahitlah yang membentuk hati yang dermawan.

Bagaimana Chen bisa mengumpulkan uang yang sedemikian banyak. (continue reading…)

Leave a Comment :, , , , , , , , more...

Adiwara

Archives