Screen Shot 2014-09-01 at 9.45.21 PM

Berbagi Resep Andalan di Grup Favorit lebih mudah, dan rapi

Ada ga sih cara yang lebih mudah (tanpa mengerti programming), lebih rapi dan gratis untuk memiliki blog catatan resep sendiri seperti dibawah ini?

Buku Resep yang mudah, rapi dan gratis

Jawabannya, Tentu saja ada, gunakan saja DapurMasak.com. Tidak hanya mudah membuat tetapi juga mudah untuk membagikan resep di grup favorit teman-teman lho.

Saya sendiri juga bergabung dengan grup Natural Cooking Club di Facebook. Nah kali ini saya ingin memberikan tutorial cara berbagi resep andalanmu di Grup favorit teman dengan mudah dan rapi .

1. Miliki Akun DapurMasak

Yang pertama dan kudu mesti adalah memiliki akun di DapurMasak, karena kemudahannya, hanya 2x klik kamu sudah bisa memiliki mini blog-mu sendiri, yang cakep dan dikhususkan untuk berbagi resep. Tidak perlu keahlian programming untuk membuat tampilan resep yang indah dan rapi.

silakan klik disini untuk mendaftar, atau copy paste link ini di browser kamu https://dapurmasak.com/users/sign_up?ref=blog_soegianto

Selesai pendaftaran kamu akan diarahkan ke mini blog kamu atau sering disebut dapur saya. Kamu bisa ganti foto header dan foto profil, supaya mencerminkan blog kamu. Nih intip dapur saya yah :

Screen Shot 2014-09-01 at 9.45.21 PM

2. Tuliskan Resep-mu

Untuk menulis resep, cukup klik link ini yang akan mengarahkan kamu untuk post resep kamu di mini blog resep yang baru kamu buat. Tampilannya sudah rapi dan sangat mudah, ada Judul, Waktu, Porsi, bahkan kamu bisa menambahkan foto di langkah demi langkah dan bahkan Tips.

Istilahnya What You See Is What You Get (WYSIWYG) – apa yang kamu lihat itulah yang akan kamu dapatkan.

Untuk post resep hanya membutuhkan sedikit usaha untuk memasukkan ke kolom-kolom yang rapi. Tapi hasilnya, kita akan mendapatkan tampilan rapi ala buku resep masak profesional.

Cara Upload Resep di DApurMasak
Cara Upload Resep di DapurMasak

Yuks cobain, jangan lupa klik Publish untuk menampilkan resep kamu di Dapur kamu.

3. Bagikan Resepmu

Nah ini caranya untuk berbagi di grup favorit kamu, setelah dipublish, kamu akan melihat tampilan yang cakep dari resep kamu. Cukup link bagikan via Facebook seperti gambar dibawah ini (setelah langkah)

Cara membagikan resep ke grup favorit
Cara membagikan resep ke grup favorit

Kemudian Facebook akan mengarahkan ke halaman untuk berbagi, silakan tulis pesan kamu, tetapi jangan lupa untuk klik “share on your timeline” seperti dibawah ini dan pilih “Share in a group” , kemudikan pada Group Name, ketik grup kamu, saya mengetik Natural Cooking Club, Facebook akan mengarahkan ke grup dimana saya bergabung.

Berbagi Resep ke grup favorit

 

Nah, setelah klik Share Link, maka resep kamu langsung terkirim ke grup kamu bergabung. Dan teman-teman di grup dapat dengan mudah meng-akses resep kamu yang sudah dicatat rapi. Kamu juga tidak akan kehilangan resep tersebut. Bahkan kamu bisa monitor, sudah berapa orang yang melihat resep kamu di Dapur Kamu.

Mudah dan Cepat kan. Tunggu apa lagi, miliki Dapur kamu di DapurMasak.com, dan jika mengalami kesulitan jangan sungkan-sungkan untuk menghubungi saya.

 

 

wpid-1293255350124.jpg

Siapakah sesamaku manusia?

 Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan.  Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan.

Penolakan adalah sesuatu hal yang paling ditakuti oleh manusia, bukan hanya oleh yang dilayani (kaum awam) tetapi (ternyata) juga oleh pekerja Tuhan.

Imam dan Orang Lewi (keduanya merupakan pekerja di Bait Suci) memilih untuk menghindari orang yang terluka meminta tolong. Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan, kenapa mereka memilih untuk menghindari orang yang sekarat ini dan meminta tolong?

Apakah mereka takut rugi? takut direpotkan? atau mungkin karena mereka takut tertolak?

Bayangkan jika orang yang tergeletak itu adalah jemaat yang mereka layani untuk mempersembahkan kurban di bait suci, atau orang yang mereka kenal yang pernah berdiri bersama-sama dengan mereka di bait suci entah menabuh untuk gendang, atau sekadar menjaga bait Suci, atau mungkin sekadar menghitung persembahan.

Entah bagaimana saya memiliki keyakinan bahwa Imam dan Orang Lewi pasti akan berhenti sejenak untuk sekadar menolong, atau setidaknya mengangkatnya dan membawa-nya ke kota terdekat jika Imam dan Orang Lewi mengenal orang yang sekarat dan tergeletak tak berdaya tersebut.

Apa mungkin permasalahan utama Imam dan Orang Lewi adalah karena orang yang sekarat ini adalah seorang yang tidak mereka kenal, yang bukan merupakan kawanan domba. Walaupun jalurnya Yerusalem dan Yerikho, namun orang ini mungkin tidak pernah muncul di bait suci (karena dia dirampok, berarti orang ini mungkin pedagang?).

Orang yang sekarat ini mungkin adalah orang yang tertolak, yang tidak bergereja, yang tidak dikenal.

Lalu siapa yang mau melayani mereka yang tertolak? Yang tidak bergereja?

Saya merenungkan hal ini :

Siapakah yang diberikan hikmat untuk melayani mereka yang tidak memiliki rumah? yang sekarat? yang tertolak? yang tidak bergereja?

Mungkin bukanlah pekerja, karena kebanyakan pekerja terikat oleh label, jubah dan banyaknya aktivitas yang melelahkan untuk kawanan domba mereka, kalangan mereka sendiri dengan aturan etika yang mengikat kebebasan.

Mungkin justru itulah bagian kita orang awam, (karena toh kita semua adalah pekerjaNya, dengan gelar atau tanpa gelar). Seperti Orang Samaria itu yang tidak berjubah, tidak dikenal (bahkan dimusuhi).

Jadi siapakah yang akan melayani mereka yang “unchurched”, yang tidak memiliki rumah, yang tertolak, yang sekarat, yang minta dilayani? Mungkin pada mereka yang tidak membawa label pekerja, karena pada mereka hanya sedikit ada rasa takut penolakan.

Ps : Yesus Kristus tidak pernah mempermasalahkan Imam atau Orang Lewi tersebut yang tidak menolong.

Yesus hanya menanyakan kalimat penting yang menjadi esensi dalam percakapan di Lukas 10:25-37.

Kata Yesus : “Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?”

Jawab orang itu: “Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya.”

Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, dan perbuatlah demikian!”

Artikel ini ditulis bukan untuk mempermasalahkan Imam atau Orang Lewi, tetapi untuk kita kaum awam, untuk mengambil inisiatif untuk sesama kita (tanpa batasan kawanan/gerombolan, etika, kesibukan, kelelahan), karena kita semua adalah hamba Tuhan.

editor : saya update artikel ini jadi panjang, karena ada sebuah percakapan yang membuat saya berpikir lebih panjang dari waktu saya menuliskan, tentu dengan penjelasan lebih detail untuk mencegah kesalahpahaman.
give-u.jpg

Berikan yang bernilai untuk yang tak ternilai

Masak di rumah itu tidak berarti lebih “murah” dan lebih “mudah” lho, proses belanja kebutuhan, proses memasak dari awal sampai penyajian, belum lagi proses beres-beresnya.

Bahkan jika dilihat dari sudut “economic of scale”, maka masak di rumah itu jauh lebih “mahal” dan lebih “sulit”

Jadi apa alasan kita untuk masak di rumah?

Sederhana saja, karena segala sesuatu yang sulit dan mahal itu jauh lebih bernilai dari segala sesuatu yang mudah dan murah.

Jadi apa yang ingin kita berikan kepada anak dan keluarga kita? Sesuatu yang lebih bernilaikah? Atau hanya sesuatu yang instant seperti “processed food”, atau mungkin mudah dan murah seperti memberikan uang jajan untuk selalu makan di luar :)

Pilih yang lebih bernilai untuk keluarga kita, karena keluarga sungguh bernilai untuk kita.

Salam,

Soegianto

#MariMasakUntukKeluargaKita

Ayo Abadikan Perjalanan Memasak Kamu di DapurMasak.com, Tempat no.1 untuk menyimpan resep masakan sehari-hari kamu

wpid-wp-1400897487143.png

Siapakah yang boleh datang kepada TUHAN

Mazmur 15:1-5
1 Mazmur Daud. TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus?
2 Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya,
3 yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, yang tidak berbuat jahat terhadap temannya dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya;
4 yang memandang hina orang yang tersingkir, tetapi memuliakan orang yang takut akan TUHAN; yang berpegang pada sumpah, walaupun rugi;
5 yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah. Siapa yang berlaku demikian, tidak akan goyah selama-lamanya.

wpid-img_20140602_195012.jpg

The life of a dearest God’s son : a tribute to papa, Satya Widjaya

Let me share the life I had with papa. I was his darling son . Today I want to share my story about papa and God in the eyes of his dearest son.

5 things I learnt from papa during my journey with him. He is :

image

1.The man of Honor

During his life, papa always bring us in his prayer, and one of the prayer he always said is this statement : ” … so you will be a son who love God and beloved by God. So you will be a son who is useful for this nation, and so you will be a son who is abide to your parent…”

In his contemplative prayer, He always put the act to love this nation as The act to love God and to serve or abides to parent.

During his life, He also told us about The story of Chinese folks, a spy who love his parent and at the same must fulfil his loyalty to his nation, a dilemma that he can’t decide, to love the nation or to love the parents, at the end he commit suicide because he can’t betray his nation nor let away his parent died.

also A great general, Yue Fei 岳飞. who is given a tattoo in his body by his mom,

serving the nation with the utmost loyalty’

To love this nation. That’s why we, I and Soetris, are fighting hard in Dapur Masak, although papa was not understand on what we were doing until the last breath of him. We work hard to bring happiness to our nations, although we should sacrifice our career and degrees. Because of a simple prayer that papa put on us in day to day prayers.

And this statement echoed in my minds,  “What God want me to do for this nation in this world”

2. The man of faith

I remember him as “little Jobs” in the Bible.

During 1996-1998 was one of the hardest time in his life. I was there, and saw how devastated him at that time.

He lost one of his son, daughter in law, and grand daugther,  During that time, he lost his home, his shelter and all of his wealth, even more he was hurt by most people he considered as friends. He suffered from sickness and pain in his soul during 1997 financial crisis.

But one day he wrote a declaration, “I don’t love the money”. He proclaimed that “I am the servant of God not the world.”

And, as God restored Jobs in the bible, God also restored papa. Soetris, papa always proud of you, He always share your great story in Taruna Nusantara, He always mention you as a standard of son who make me proud.

And I want to give you a testimonial, during that dark days, He Never Cursed God, instead he glorified God through song and prayer. At that time  when papa already lost his tear ( he can’t cry anymore because of the depression), he kept glorifying Jesus Christ, our God, our saviour.

And even more, God restored fathers soul, God restored papa family, God gave grand son between his grand children.

I saw that “He fell many times, and many times God hold him, stronger.”

“The steps of a good man are ordered by the Lord: and he delighteth in his way. Though he fall, he shall not be utterly cast down: for the Lord upholdeth him with his hand.” – Psalms 37:23-24

3. The man of love

Father also love to argue. One day, he came to argue about some topics, it was a great friday. Because I didn’t want to argue, I tried to change the topics. I told him about great friday. How Christ lost his relation with His Father just to save a sinful people like us. For a moment in eternity, God, our father, was torn from his beloved son, Jesus Christ. And surprisingly He was crying, and he said the words that I can’t forget, “how stupid he who reject the Cross of Christ” – “bodoh-bodoh orang yg menolak Salib Kristus”

I don’t understand why he was crying, and why he said that statement. Until yesterday, God gave me a revelations : Papa was an adopted son, when he knew about being adopted, He was hurt by a father he never had (but God be His father), our grand father have to “sold” papa to his foster family because they can’t support him.

But God, our Father, have to torn his relation with his son, Jesus Christ, not because of inability to support nor hate. God want to save sinful person like him, so we can be adopted by grace of GOD to be God’s son, and Calling our God as our Father!

That is why He is crying, because of the love of God who want adopt papa.

And he really meant it. In his life, to everyone, his family, children, relative, best friends, even a small man, like garbage men, maid. Papa told them about the love of God and How great God is, that saved wretched like him. He bring them to God. Even in the last days of papa in this earth, he keep glorified the Lord by telling to the worker who renovate our house.

All because He love God and God love him even more

4. The man of sorrow
He always told us about How the world hurt him many times, father he never had, being deceived by his friends, and many more.

And as a person, I know in his life, he might hurt you by his words or his acted. It’s a simple as “if you hurt me, I will hurt you back”

But we also saw How God change his hurt heart. We saw how fathers struggling everyday to forgive everyone but in the near final of his life he proclaimed that he forgave and forget.

He forgave and forget, and he is forgiven (God forgive him)

Even the last verses that he read in his bible is about this verses…

Psalm 51[a]

For the director of music. A psalm of David. When the prophet Nathan came to him after David had committed adultery with Bathsheba.

Have mercy on me, O God,
    according to your unfailing love;
according to your great compassion
    blot out my transgressions.
Wash away all my iniquity
    and cleanse me from my sin.

For I know my transgressions,
    and my sin is always before me.
Against you, you only, have I sinned
    and done what is evil in your sight;
so you are right in your verdict
    and justified when you judge.
Surely I was sinful at birth,
    sinful from the time my mother conceived me.
Yet you desired faithfulness even in the womb;
    you taught me wisdom in that secret place.

Cleanse me with hyssop, and I will be clean;
    wash me, and I will be whiter than snow.
Let me hear joy and gladness;
    let the bones you have crushed rejoice.
Hide your face from my sins
    and blot out all my iniquity.

10 Create in me a pure heart, O God,
    and renew a steadfast spirit within me.
11 Do not cast me from your presence
    or take your Holy Spirit from me.
12 Restore to me the joy of your salvation
    and grant me a willing spirit, to sustain me.

13 Then I will teach transgressors your ways,
    so that sinners will turn back to you.
14 Deliver me from the guilt of bloodshed, O God,
    you who are God my Savior,
    and my tongue will sing of your righteousness.
15 Open my lips, Lord,
    and my mouth will declare your praise.
16 You do not delight in sacrifice, or I would bring it;
    you do not take pleasure in burnt offerings.
17 My sacrifice, O God, is[b] a broken spirit;
    a broken and contrite heart
    you, God, will not despise.

18 May it please you to prosper Zion,
    to build up the walls of Jerusalem.
19 Then you will delight in the sacrifices of the righteous,
    in burnt offerings offered whole;
    then bulls will be offered on your altar.

He is the man of sorrow, of his sin, and  he is forgiven

 

5. The man of Joy
Papa is a great prayer. He really had a quality time with God, in the way we never can understand why he always put God’s relation as his first priority. He even had his own rule when he was praying:

“Quiet, strict schedule, and punishment!”

He will punish us, if we broke the rules. We thought he’s too hard and too stricted on everything about praying.

But now I can see it on different perspective.

if you ever fall in loves. and you missed her badly. You will be very happy if you can call her. And if by then someone cut off your call. I am sure you will enraged to that person. That’s what happen to papa. For him praying is the act of love to contact his darlings, God.

It will be happened when You are so in love with the person in  other side of the call and so He was with GOD, and God to him even more.

Psalm 42

As the deer pants for streams of water,
    so my soul pants for you, my God.
My soul thirsts for God, for the living God.
    When can I go and meet with God?

 

Everyday he read psalms. A lovely conversation between David and God. Papa read it as if he read a love letter. Papa put his name on David name in every conversation of God to him in psalms. for example :

As the deer pants for streams of water,
    so Satya’s soul pants for you, my God.
Satya’s soul thirsts for God, for the living God.
    When can Satya go and meet with God?

On every promise that he read, papa found hope. Papa really fall in love with God’s.

And I can imagine now, that after 54 years reading God love letter to him in psalms (he start read since 18 years old). Now at last, papa met God, his dearest one. And from now on he will always be with God, I am not worry to proclaim that he now live in peace and joy.

Because There is no other joys than staying with God

Better is one day in your courts
    than a thousand elsewhere;
I would rather be a doorkeeper in the house of my God
    than dwell in the tents of the wicked.”

Psalms 84:10

He is the man of Joy, and his real joy is to enjoy God forever in His endless love

Today, I do not want to share about How Great he was, but I want to share my testimonial about How Grateful he was, when God is in his life. He is man of God.

Now is your option, he had fought a good fight. He had choose in whom he believe in. He had finished his race. And he want us, every born son and daughter of him to finish our race in the way he finished his race and should be better.

“Son should be greater than his dad, you should pass the milestones that I had reached.” – Satya Widjaya

Now I already shared this story to you, so in the moment  when we see his body in the coffin, I hope you can see his soul : the life of dearest God’s son, a warm hearted husband and a lovely dad.

Thank you papa.

our beloved husband, father and grandfather

Satya Widjaya

Jakarta, 18 March 1942 – 13 July 2014

#Mari Mengolah Ikan!

#Mari Mengolah Ikan!

Tantangan kali ini merupakan bagian dari I-CAN-COOK-SERIES

Tahukah sobat DapurMasak, Indonesia mempunyai wilayah yang sangat luas yang membentang dari barat ke timur sepanjang 5.110 km dan membujur dari utara ke selatan sepanjang 1.888 km.

Luas daratan Indonesia hanya sekitar 1/3 dari luas seluruh Indonesia sedangkan 2/3-nya berupa lautan!

Belum lagi dengan kekayaan alam yang didapat melalui potensi wilayah pesisir dan lautan Indonesia.

Bayangkan, Indonesia adalah pengekspor ikan tuna terbesar di Asia Tenggara dengan Volume ekspor mencapai 141.774 ton (tahun 2011). Dan masih banyak lagi potensi kelautan lainnya yang belum tergali.

Nah tidak heran banyak sekali masakan olahan Indonesia yang menggunakan potensi kelautan Indonesia seperti ikan, udang, kerang, kepiting dan lain-lain dari seluruh penjuru Indonesia.

Untuk itu kami ingin mengajak Sobat Dapur Masak untuk post resep terbaik yang kamu masak menggunakan bahan dasar ikan (bisa menggunakan Ikan laut atau Ikan air Tawar)!

Yuks, Kita ajak keluarga kita untuk mengolah ikan sebagai menu favorit di-tengah keluarga kita. Bersama-sama kita inspirasikan Indonesia dengan masakan Sehat ala dapur kita.

Untuk mendapatkan manfaat dari ikan secara maksimal, Departemen Pertanian Amerika Serikat (United States Department of Agriculture atau USDA) merekomendasikan makan delapan ons ikan setiap pekan.

Berikut beberapa manfaat memakan ikan, seperti dilansir  health.okezone.com

  1. Mengontrol berat badan
  2. Kesehatan jantung
  3. Fungsi Otak lebih baik
  4. Menurunkan kolesterol dan trigliserida
  5. Mencegah penyakit

Tunggu apalagi buruan yuks ikutan tantangan dari tanggal 15 November 2013 – 1 Desember 2013!

Sudah disediakan Badge Khusus buat kamu yang ikutan Event ini! Mari Memasak di DapurMasak, membuat Masak menjadi lebih menyenangkan!

Kalau kamu sudah ikutan tantangan I-Can-Cook kali ini, kamu bisa pajang Banner ini di Blog pribadi kamu ^^, plus kamu akan mendapatkan Badge Ikan yang Imut dan Misterius dari DapurMasak serta 300 CookPoin! Jadi tunggu apalagi buruan yah ditunggu resep kamu mulai tanggal 15 November!

Peluncuran Sedapur

Setelah sekian lama berjuang akhirnya Sedapur resmi diluncurkan. Saat ini baru ada 11 Merchant dengan puluhan produk makanan dan minuman yang bergabung dengan Sedapur, cita-cita saya adalah agar Sedapur bisa membantu industri kecil dibidang kuliner dalam meningkatkan pendapatannya.

Pertanyaannya bagaimanakah Sedapur bisa membantu pelaku homepreneur kuliner?

Sebelum menjawab pertanyaan ini, marilah kita melihat pada fakta berikut, beberapa ciri yang dimiliki oleh Industri kuliner rumah tangga biasanya adalah :

  • Padat Karya. Benar-benar padat karya, sehingga pelaku homepreneur juga adalah sebagai agen pemasaran yang menarik pelanggan, resepsionis yang mencatatkan pesanan, akuntan yang mencatat transaksi, tukang tagih yang menarik pembayaran, produsen yang melakukan produksi kue dan juga sebagai kurir yang mengantarkan produk-nya. Belum lagi jika pelaku homepreneur itu juga membuka gerai online  yang dikelola sendiri sehingga jabatannya bertambah sebagai administrator dari gerai onlinenya.
  • Modal yang terbatas.
  • Pasar yang terbatas. Melalui proses pemasaran yang sederhana maka pembeli terbesar adalah rekan-rekan sejawat, dan keluarga. Untuk berkembang lebih jauh, dibutuhkan biaya yang tidak sedikit seperti melakukan iklan diberbagai media.

Padahal kalau kita mau melihat lebih jauh jikalau seluruh aktivitas itu dikerjakan oleh orang yang berbeda maka minimal

Akibat dari banyaknya aktivtias ini, banyak Industri kuliner rumah tangga yang tidak berkembang meskipun kualitas produk yang dimilikinya tidak kalah dengan produk yang ada di mall.

Seringkali jerih lelah itu terbayar saat melihat kepuasan konsumen yang memuji produk makanan yang dihasilkan.

Apakah anda sebagai pelaku homepreneur kuliner juga mengalami hal yang sama?

http://www.detikinet.com/read/2011/05/03/135405/1631327/319/sedapur-coba-tampung-pedagang-kuliner-online

http://techno.okezone.com/read/2011/05/03/90/452860/sedapur-com-food-court-ala-dunia-maya

http://www.majalahduit.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=2358:sedapurcom-tempat-berbelanja-rasa-di-dunia-maya&catid=40:cat-makanan&Itemid=57

http://www.ciputraentrepreneurship.com/perusahaan-a-merek/nasional/merek/8027-sedapurcom-tempat-belanja-kuliner-di-dunia-maya.html

 

Berikut adalah petikan dari press release Sedapur.

Sedapur.com, Tempat Berbelanja Rasa di Dunia Maya

 

Jakarta, 3 Mei 2011. Dalam rangka meningkatkan daya saing industri rumah tangga dibidang makanan dan minuman (Food & Beverages) sehingga mampu meraih pangsa pasar yang lebih besar, PT Selaras Digital Sempurna meluncurkan sebuah portal belanja kuliner yakni sedapur.com (www.sedapur.com) . Sedapur sendiri bisa digambarkan secara sederhana sebagai sebuah layanan e-commerce di mana pengguna bisa membeli berbagai makanan yang ditawarkan oleh para penjual lewat situs sedapur.com.

 

Melalui sedapur.com, kini setiap pedagang kuliner dapat dengan mudah memiliki TokoOnline mereka sendiri tanpa perlu direpotkan oleh berbagai urusan pengelolaan website, administrasi keuangan dan kerumitan pengiriman. “Fokus kami adalah menghubungkan pelaku industri rumah tangga di bidang makanan dan minuman dengan pembeli, melalui penyediaan jasa yang memberikan nilai tambah bagi produk penjual. Hal ini lahir dari fakta bahwa banyak ibu-ibu rumah tangga yang memiliki produk makanan yang memiliki potensi nilai jual namun terhadang oleh permasalahan pemasaran, pengelolaan pembayaran, dan pengantaran”, jelas Jacky Lokan, Co-Founder dari PT Selaras Digital Sempurna

 

Sedapur.com akan mengelola setiap pesanan yang masuk, mulai dari pembuatan invoice, pembayaran, sampai dengan pengiriman. Pedagang kuliner cukup memonitor pesanan yang masuk di Sedapur.com, serta mengkonfirmasi pengiriman. Sistem yang terintegrasi dengan jasa pengiriman yang berpengalaman dalam menangani pengiriman kuliner memungkinkan baik pembeli maupun pedagang kuliner dapat memonitor pengiriman setiap saat.

 

Untuk memiliki Toko Kuliner Online, pedagang kuliner hanya perlu mendaftarkan dirinya melalui website sedapur.com. Konsultan dari sedapur.com akan membantu dalam meningkatkan nilai tambah dari produk yang ditampilkan pada situs Sedapur.com melalui liputan, foto makanan (food photography), konsultasi pemasaran sehingga bisa menarik para pembeli untuk berbelanja. Kami menyebutnya sebagai menarasikan “rasa” dalam tulisan dan gambar.

 

Setiap pedagang kuliner yang bergabung dalam Sedapur.com telah diverifikasi oleh konsultan sedapur.com, sehingga pembeli dapat berbelanja online dengan aman dan nyaman. Pembeli juga mendapatkan ulasan yang utuh mengenai produk yang ingin dia beli dari siapa pembuatannya, bahan yang digunakan, proses yang dilakukan. Selain itu, pembeli juga memperoleh kemudahan untuk memonitor jadwal pengiriman

 

Saat ini layanan sedapur.com baru terbatas mencakup area Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Kedepannya, sedapur.com akan mengembangkan ke beberapa area lainnya.

 

Sedapur.com adalah rumah bagi pecinta kuliner, secara khusus dirancang untuk membawa kenyamanan dalam berbelanja selera melalui perdagangan elektronis atau dikenal sebagai E-Commerce.

 

***

 

update Sedapur.com menutup layanannya per 1 agustus 2013

The Prayer

Jesus, when I see all the pain,
hunger and poverty in my neighborhood
It ever moved me to cry
It ever moved me to pray
Hoping You would hear
But I shut my ears
For You have answered
But I am lazy to hear

For I have heard the story
Now, I am going and seeking
What is the best of mine?
Would be blessed by Him
through the simple of mine
be a blessing for them